Início Notícias Didenda Rp240 Juta dan Tanpa Penonton, Persipura Minta PSSI Sim Hanya Menghukum

Didenda Rp240 Juta dan Tanpa Penonton, Persipura Minta PSSI Sim Hanya Menghukum

42
0
Didenda Rp240 Juta dan Tanpa Penonton, Persipura Minta PSSI Sim Hanya Menghukum

Kamis, 21 de maio de 2026 – 07:35 WIB

VIVA – Persipura Jayapura akhirnya buka bicara usai menerima hukuman berat dari Komite Disiplin PSSI rebelut kerusuhan na última promoção do play-off Campeonato 2025/2026 vs. Adhyaksa FC no Stadion Lukas Enembe, Jayapura.

img_title

Persija Pasang Target Juara pada Perayaan 500 Tahun Jacarta

Klub berjuluk Mutiara Hitam itu dijatuhi sanksi larangan menggelar pertandingan kandang com penonton selama satumusim penuh na competição 2026/2027. Tak hanya itu, Persipura juga dikenai total denda mencapai Rp240 juta akibat berbagai pelanggaran yang terjadi dalam pertandingan tersebut.

Kericuhan pecah usei Persipura kalah 0-1 dari Adhyaksa FC em 8 de maio de 2026. Kekalahan itu sekaligus menggagalkan langkah Persipura promosi ke kasta tertinggi. Situasi memanas setelah sejumlah oknum torcedor masuk ke lapangan, merusak fasilitas Stadium, hingga membakar kendaraan di sekitar Stadion Lukas Enembe.

img_title

Gagal Juara, Gerente Persija Ardhi Tjahjoko Siap Mudnur

Menanggapi sanksi tersebut, manajemen Persipura menegaskan bahwa disiplin e kepatuhan terhadap regulasi tetap menjadi bagian penting dalam membangun sepak bola Indonésia yang lebih profissional.

“Disiplin, keamanan, serta kepatuhan terhadap regulasi FIFA e PSSI merupakan bagian penting dalam membagun sepakbola Indonésia yang lebih baik dan profesional,” tulis manajemen Persipura dalam pernyataan resminya, Rabu (20/5/2026).

img_title

Bek Persib Frans Putros Masuk Skuad Timnas Iraque para Piala Dunia 2026, Sejarah bagi Liga Indonésia

Namun di sisi lain, Persipura menilai hukuman tanpa penonton selama semusim bukan solusi ideal para membangun cultur sepak bola seedal yang sehat.

“Sepakbola tanpa kehadiran pendukung akan kehilangan sebagian dari semangat, identitas, dan ikatan emosional yang menjadi jiwa dari olahraga ini,” disse brevemente.

O clube asal de Papua é muito mais rico em termos de educação e treinamento e suporte de suporte para que você possa se beneficiar de tim bisa berkembang lebih dewasa e bertanggung jawab.

“Budaya disiplin dalam sepakbola tidak dapat dibangun hanya melalui hukuman semata, melainkan juga melalui pembinaan, reklamasi, dan rasa tanggung jawab bersama,” Tulis Persipura.

Persipura percaya para suporternya memiliki kecintaan besar terhadap club. Karena itu, meramente uma atmosfera otimista em relação ao homem e ao terceiro ano é tercipta lewat koordinasi yang lebih baik.

“Dengan arahan yang tepat, koordinasi yang lebih baik, serta rasa tanggung jawab bersama, kami percaya kita dapat menciptakan atmosfera sepakbola yang lebih sehat, aman, tertib, dan disiplin,” demikian isi pernyataan resmi club.

Halaman Selanjutnya

Mais tarde, Persipura berharap PSSI tidak hanya hadir sebagai pemberi sanksi, tetapi juga ikut aktif dalam pembinaan communitas suporter melalui program edukasi berkelanjutan.

Halaman Selanjutnya

Fuente