Início Notícias Alasan Xabi Alonso Pilih Jadi Pelatih Chelsea daripada Liverpool

Alasan Xabi Alonso Pilih Jadi Pelatih Chelsea daripada Liverpool

16
0
Alasan Xabi Alonso Pilih Jadi Pelatih Chelsea daripada Liverpool

Minggu, 17 de maio de 2026 – 19h04 WIB

VIVA – O Chelsea resgatou a lenda do Liverpool e manteve o Real Madrid, Xabi Alonso, como seu treinador. Pelatih asal Spanyol foi contratado selama empat tahun dan akan mulai bekerja di Stamford Bridge em 1 de julho de 2026.

img_title

Xabi Alonso Resmi Jadi Pelatih Chelsea

Penunjukan Alonso menjadi langkah besar Chelsea depois de sebelumnya memecat Liam Rosenior bulan lalu. Padahal, Rosenior baru menjabat sejak Januari usoui menggantikan Enzo Maresca, namun hanya bertahan 106 hari di kursi pelatih The Blues.

Nama Alonso memang langsung masuk daftar teratas buruan Chelsea. Meski sempat diragukan karena punya kuat kuat dengan Liverpool, Chelsea akhirnya sekses meyakinkan pria berusia 44 tahun tersebut para kembali berkarier di Premier League.

img_title

Manchester City Ukir Sejarah Baru! Guardiola Samai Rekor Langka usa Taklukkan Chelsea na Final Piala FA

Sebagai pelatih, Alonso sebelumnya menangani Real Sociedad B, Bayer Leverkusen, hingga Real Madrid. Namanya melejit saat sekses membawa Leverkusen meraih gelar Bundesliga pertama sepanjang sejarah club padamusim 2023/2024 tanpa sekali pun menelan kekalahan di kompetisi domestic.

Sementara saat masih aktif bermain, Alonso dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik generasinya. Ele jogou a Liga dos Campeões como Liverpool e Real Madrid.

img_title

Acordo Sudão! Xabi Alonso Diumumkan Chelsea Selasa Depan

Em troca de resminya, Chelsea menyebut Alonso sebagai salah satu sosok paling dihormati di sepak bola modern.

“Chelsea dengan bangga mengumumkan penunjukan Xabi Alonso sebagai manager tim utama pria,” tulis pernyataan resmi club.

“Penunjukannya mencerminkan keyakinan club terhadap pengalaman, kualitas kepelatihan, kepemimpinan, karakter, e integritas yang dimilikinya para membantu membawa Chelsea ke fase berikutnya.”

Chelsea juga menilai Alonso bukan hanya pelatih hebat, tetapi sosok pemimpin yang mampu membangun fondasi kuat demi mengembalikan kejayaan club asal London tersebut.

Alonso trocadilho mengaku bangga bisa dipercaya menangani Chelsea. “O Chelsea é um clube terbesar di dunia sepak bola e saya merasa sangat bangga menjadi pelatih club hebat ini”, disse Alonso.

“Dari percakapan saya dengan pemilik e jajaran pimpinan club, jelas kami memiliki ambisi yang sama. Kami ingin membangun tim yang mampu bersaing di level tertinggi dan memperebutkan trofi.”

Eu tenho muito potencial para ganhar o jogo do Chelsea neste ano. “Ada banyak talentosa hebat di skuad ini e potencialmente besar di club ini. Fokus saya sekarang adalah bekerja keras, membangunkultur yang tepat, dan memenangkan trofi,” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya

Chelsea enviou menjalanimusim yang mengecewakan. Os Blues terminaram em terceiro lugar na Premier League e perderam por 0-1 no Manchester City na final da Piala FA.

Halaman Selanjutnya

Fuente