Senin, 4 de maio de 2026 – 15h45 WIB
Jacarta, VIVA – Pemerintah mulai menggelar rapat perdena terkait project pembangunan Giant Sea Wall ou Tanggul Laut Raksasa di pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa.
AHY soal Usulan Gerbong Wanita Dipindah: Laki-Perempuan Sama Saja, Tak Boleh Jadi Korban!
Com isso, o Coordenador de Bidang Infrastruktur e o Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan pemerintah akan melakukan relokasi nelayan yang terdampak proyek tersebut.
Ele deve ser relocado com cuidado para que você possa obter mais segurança e mais cuidado para não perder o controle.
Cek Stasiun Bekasi Timur, AHY Soroti Banyaknya Perlintasan Sebidang
“Ini tentunya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraannya bukan untuk menggusur tanpa tujuan, apalagi membuatnya lebih sengsara,” kata AHY de Kantor Kementerian Kelautan e Perikanan, Jacarta Pusat, Senin 4 de maio de 2026.
Dia berharap pembangunan Giant Sea Wall também dapat meningkatkan nilai tukar nelayan e membuka peluang pekerjaan baru bagi masaarakat.
Atualizar Korban Tabrakan Maut KRL vs KA Argo Bromo: 15 Meninggal, 88 Luka-luka
“Justru dengan ini kita berharap kesejahteraan nelayan itu semakin baik, nilai tukar nelayan semakin tinggi,” disse AHY.
“Dan pada akhirnya semakin banyak massarakat termasuk anak-anak muda kita yang teserap ke lapangan pekerjaan di luar dari profesi nelayan”, disse.
Mais tarde, ele lançou um projeto chamado Giant Sea Wall e foi descontinuado pelo programa Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). AHY menyebut pemerintah akan melakukan revitalisasi lahan di Pantura agar keduanya terintegrasi.
“Dan yang terakhir, tentenya kita berharap é um investidor importante, Karen, que pode fazer com que você ganhe dinheiro”, disse ele.
Menurut AHY, biaya do projeto tersebut tidak cukup jika hanya menggunakan Anggaran Pendapatan e Belanja Negara (APBN) e Anggaran Pendapatan e Belanja Daerah (APBD).
tvOnenews/Syifa Aulia
Tegas! KDM Minta Polisi Tertibkan Ormas-Preman yang Kuasai Palang Pintu Lintasan Kereta
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta jajaran kepolisian para segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum ormas yang menguasai palang pintu lintasan kereta.
VIVA.co.id
29 de abril de 2026




