Início Notícias Harga Elpiji 12 Kg Naik Jadi Rp228 Ribu, GLP 5,5 Kg Ikut...

Harga Elpiji 12 Kg Naik Jadi Rp228 Ribu, GLP 5,5 Kg Ikut Meroket

14
0
Harga Elpiji 12 Kg Naik Jadi Rp228 Ribu, GLP 5,5 Kg Ikut Meroket

Minggu, 19 de abril de 2026 – 17h10 WIB

Jacarta, VIVA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Gás Liquefeito de Petróleo (GLP) não subsidiado ukuran 12 kg custa Rp228 ribu por tabung. Sebelumnya, harga GLP 12 kg berada di level Rp192 ribu per tabung, sehingga terjadi kenaikan sebesar Rp36 ribu atau sekitar 18,75 persen.

img_title

Selat Hormuz Dibuka, Pertamina Siapkan 2 Kapal yang Tertahan Segera Kembali Berlayar

Kenaikan ini menjadi penyesuaian harga pertama yang dilakukan sejak 2023, setelah sebelumnya harga GLP não subsidiado sempat diturunkan em novembro de 2023.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina Patra Niaga yang diakses di Jakarta pada Minggu, 19 de abril de 2026, harga baru GLP 12 kg sebesar Rp228 ribu per tabung berlaku untuk wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, serta Nusa Tenggara Barat.

img_title

Per Sabtu 18 de abril de 2026, Harga Pertamax Turbo, Dexlite, e Pertamina Dex Naik

Sementara itu, para fornecer lainnya juga mengalami penyesuaian harga sesuai com biaya distribusi ke masing-masing wilayah.

Não há GLP 12 kg, Pertamina juga menaikkan harga GLP não subsidiado não contém 5,5 kg. Harga sebelumnya yang berada di level Rp90 ribu per tabung kini naik menjadi Rp107 ribu per tabung ou meningkat sekitar 18,89 persen.

img_title

Pastikan BBM Subsidi Tidak Naik, Bahlil Buka Suara Soal Nasib Harga GLP 3 Kg

Harga GLP 5,5 kg pode ser usado para viagens de Jacarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali e Nusa Tenggara Barat. Sama seperti GLP 12 kg, harga di wilayah lain disesuaikan dengan ongkos distribusi menuju daerah masing-masing.

Penyesuaian harga ini resmi berlaku mulai em 18 de abril de 2026. Kenaikan tersebut menjadi perubahan harga pertama seja em novembro de 2023. Pada saat itu, Pertamina justru menurunkan harga GLP 12 kg menjadi Rp192 ribu per tabung ou turun sebesar Rp12 ribu dari harga sebelumnya.

Então, Irto Ginting yang menjabat sebagai Secretário Corporativo Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan setelah evaluasi terhadap tren contrato price aramco (CPA) no período de novembro de 2023.

Irto Ginting menyampaikan penyesuaian harga GLP dilakukan setelah melakukan evaluasi pada tren contrato price aramco (CPA) no período de novembro de 2023, di mana harga satuan rupiah por quilograma (Rp/kg) mengalami penurunan sebagai dapak melemahnya nilai tukar mata uang dolar terhadap rupiah.

Di sisi lain, kenaikan harga GLP saat ini juga dipengaruhi oleh lonjakan harga minyak mentah dunia yang terus meningkat.

Halaman Selanjutnya

Sebelumnya, Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menyampaikan harga GLP turut dipengaruhi oleh harga minyak yang kian meroket. Harga rata-rata minyak mentah Indonésia ou Preço Bruto Indonésio (ICP) no Maret 2026 ditetapkan sebesar $ 102,26 AS por barril, naik $ 33,47 AS por barel dibandingkan fevereiro.

Halaman Selanjutnya

Fuente