Disingkirkan Paraguai di Babak 32 Besar, Jerman Resmi Bikin Rekor Memalukan di Piala Dunia 2026

Selasa, 30 de junho de 2026 – 07:09 WIB

VIVA – Timnas Jerman tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti do Paraguai. Mereka mengukir rekor memalukan karena kekalahan ini.

img_title

Kai Havertz e Nick Woltemade Gagal Penalti, Jerman Kalah Drama do Paraguai de Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Der Panzer foi lançado no Gillette Stadium, Foxborough em Selasa (30/6/2026) neste WIB. No entanto, mereka justru mengalami kesulitan menghadapi salah satu dari tim peringkat ketiga terbaik.

O Paraguai bahkan membuat kejutan dengan mencetak gol lebih dulu sebelum jeda turun minum. Julio Enciso é enviado por Matias Galarza para obter pontuação de menit ke-42.

img_title

Trágico! Ônibus Jepang Sudah Parkir, Martinelli Hancurkan Mimpi Samurai Biru de Detik Terakhir

Pada menit ke-54, Jerman berhasil menyamakan skor. Kai Havertz faz sexo com uma amiga de Florian Wirtz.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu berakhir normal. Jerman sempat mengira telah berhasil mencetak gol kemenangan melalui Jonathan Tah no perpanjangan waktu, namun gol dianulir karena adanya pelanggaran terhadap kiper Paraguai, Orlando Gill.

img_title

Tempo de lesão Berdarah, Brasil Kirim Pulang Jepang

Gill kemudian menjadi pahlawan Paraguai no sesi adu penalti. Eles tiveram dois atores como Jerman, Kai Havertz e Nick Woltemade.

No entanto, o Paraguai que memenangkan foi o escolhido por Jonathan Tah como um penendang entusiasmado. Hal itu foi derrotado por José Canale para derrotar o Paraguai por 4-3 no segundo semestre.

Kekalahan Jerman é uma oportunidade de luar para o público sepak bola dunia. Sebab, tim asuhan Julian Nagelsmann merupakan salah satu tim yang difavoritkan di Piala Dunia 2026 ini.

Tak berhenti sampai di situ, Der Panzer também mengukir rekor memalukan setelah kegagalan ini. Mereka menjadi tim ketiga com penguasan bola tertinggi yang gagal lolos dos grupos de fase.

Berdasarkan catatan Opta, Jerman menguasai 75.4 persen bola laga ini. Catatan tersebut hanya kalah dari Spanyol dalam dua kesempatan.

Spanyol menguasai bola sebesar 79,3 persen ketika disingkirkan Rusia di babak 16 besar pada 2018. Kemudian, Spanyol juga menguasai bola hingga 76,8 persen ketika disingkirkan Marrocos em Piala Dunia 2022.

Sementara itu, catatan ini memperpanjang rekam jejak buruk Jerman di Piala Dunia. Sejak menjadi juara em 2014, não há tempo para completar 32 anos.

Mereka gagal lolos dari fase group pada saat Piala Dunia masih menggunakan format 32 tim pada 2018 e 2022. Kemudian, ketika format sudah berubah dengan 48 tim, Jerman kembali tersingkir di babak 32 besar pada Piala Dunia 2026.

Halaman Selanjutnya

Di sisi lain, Paraguai kini lolos ke babak 16 besar dan akan berjumpa com tim Eropa lainnya. Tim pemenang no duelo entre Prancis e Sueca akan menjadi lawan mereka. (rda)

Halaman Selanjutnya

Fuente