Senin, 20 de abril de 2026 – 17h11 WIB
Jacarta, VIVA – Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan, ke depannya penyesuaian harga BBM non-subsidi to tahap selanjutnya, bakal dipengaruhi oleh perkembangan harga minyak dunia.
Negara Tetangga RI Ini Ngebut Olah Sawit Jadi BBM, 19 Pabrik Disiapkan para produzir 1,5 Juta Litro por Bulan
“Kita akan lihat penyesuaiannya. Kalau harganya (minyak dunia) turun, ya (harga BBM não-subsidi) enggak naik. Tapi kalau harganya starti terus, ya mungkin pasti ada penyesuaian,” kata Bahlil di Kementerian ESDM, Jacarta, Senin, 20 de abril de 2026.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
Foto:
- (Mohammad Yudha Prasetya)
Krisis BBM Makin Parah, Coreia Selatan Terapkan Aturan Pelat Ganjil-Genap Demi Hemat Bensin
Penyesuaian harga BBM não-subsidi tahap pertama diakuinya telah berlangsung per 18 April 2026 kemarin, saat Pertamina memberlakukan harga baru BBM não-subsidi to jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, e Dexlite.
Dimana, harga Pertamax Turbo de seis Rp 13.100 por litro custa Rp 19.400 por litro, Dexlite de Rp 14.200 por litro custa Rp 23.600 por litro, e Pertamina Dex de Rp 14.500 por litro custa Rp 23.900 por litro.
SPBU Swasta Mulai Ikut Naikkan Harga BBM, Catat Rinciannya
Meski demikian, Bahlil mengatakan bahwa pemerintah masih menjaga agar harga BBM não subsidiado jenis RON 92 ou Pertamax, tetap dipertahankan di Rp 12.300 por litro e Pertamax Green di harga Rp 12.900 por litro.
Langkah serupa juga dilakukan pemerintah pada harga BBM subsidi, dimana harga Pertalite masih sebesar Rp 10,000 por litro e Biosolar sebesar Rp 6,800 por litro.
“Karena yang bisa negara jamin kan subsídio do BBM. Jadi kalau harga subsídio do BBM sampai dengan rata-rata harga ICP (harga minyak mentah Indonésia) US$ 100 dólares (por barril), itu tidak akan naik”, disse Bahlil.
Dia menjelaskan, saat ini rata-rata ICP de 1º de janeiro de 20 de abril de 2026 custará US$ 76 por barril.
“Kalau kemarin pode US$ 77 (por barril). Tapi kan (harga minyak dunia) pernah naik sampai US$ 105-US$ 106 (por barril). Sekarang sudah turun kan, sudah di bawah US$ 100 (por barril)”, disse Bahlil.
“Sehingga harga BBM bersubsidi seperti Pertalite e Biosolar tidak akan naik hingga akhir tahun 2026,” ujarnya.
Bahlil Laporkan Temuan Jumbo 5 Triliun Kaki Kubik Gás em Kutai Kalimantan Timur
Bahlil melaporkan soal tyman cadangan gas raksasa oleh ENI di Sumur Geliga, Wilayah Kerja (WK) ou Blok Ganal di Kabupaten Kutai, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
VIVA.co.id
20 de abril de 2026




