Início Notícias Polisi Tangkap 1 Pelaku Oknum KPK Gadungan yang Peras Sahroni

Polisi Tangkap 1 Pelaku Oknum KPK Gadungan yang Peras Sahroni

16
0
Polisi Tangkap 1 Pelaku Oknum KPK Gadungan yang Peras Sahroni

Sabtu, 11 de abril de 2026 – 15h26 WIB

Jacarta, VIVA – A polícia menangkap satu orang oknum yang pegawai KPK gadugan yang diduga melakukan pemerasan kepada Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

img_title

KPK Bawa 12 Pejabat Kabupaten Tulungagung ke Surabaya Pasca Pemeriksaan OTT Bupati Tulungagung

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut terduga pelaku inisial THSL yang telah dilaporkan politisi Partai NasDem itu pada Kamis, 9 de abril de 2026.

“Yang diamankan satu orang inisial THSL,” ucap Budi saat dikonfirmasi pada Sabtu, 11 de abril de 2026.

img_title

Terkuak! Pelaku Pemerasan Sahroni Ngaku Jadi Kabiro Penindakan KPK

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni tymi poznarakat daerah pemilihannya

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni tymi poznarakat daerah pemilihannya

Kendati begitu, Budi belum belum berbicara lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan. Dia hanya baru menyebut terduga pelaku yang ditangkap, terkait tindak pidana penipuan.

img_title

Sahroni Beberkan Kronologi Diperas ‘Pegawai Gadungan’ KPK Rp300 Juta

“Dalam perkara penipuan (yang bersangkutan diusut),” tuturnya.

Kronologi Sahroni Diperas Rp300 Juta

Sebelumnya diberitakan, Sahroni mengungkap kasus pemerasan ini berawal dari seorang perempuan yang datang ke DPR dan ingin bertemu dengannya.

Dalam pertemuan, perempuan tersebut memperkenalkan diri sebagai utusan dari pimpinan KPK. Perempuan itu pun meminta uang senilai Rp300 juta kepada Sahroni.

“Jadi kronologinya ada seorang ibu datang ke DPR e meminta bertemu saya. Kemudian saya tymi dan dia mengaku utusan dari pimpinan KPK dan di situ dia meminta uang senilai Rp300 juta untuk dukungan pimpinan KPK,” kata Sahroni.

Sahroni mengatakan, dirinya langsung mengonfirmasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait utusan tersebut. Namun, KPK menyangkalnya.

“Saya langsung cek ke KPK e KPK menyangkal ada utusan tersebut,” tutur dia.

Ilustração Gedung KPK

Setelah memastikan tak ada utusan resmi dari KPK, Sahroni langsung berkoordinasi com lembaga antirasuah e pihak kepolisian untuk menangkap perempuan tersebut.

“KPK kemudian melakukan kordinasi dengan Polda Metro Jaya, e setelahnya saya melapor terkait kasus ini ke Polda Metro Jaya. Saya kemudian bekerjasama dengan Polda Metro Jaya e KPK untuk menangkap orang ini dengan memberikan uang tersebut di rumahnya”, disse Sahroni.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto (tengah)

Polda Metro Jaya Tangkap Perempuan yang Mengaku Sebagai Pegawai KPK

Tim gabungan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya bersama penyelidik KPK menangkap seorang perempuan yang diduga melakukan penipuan dengan mengaku sebagai pegawai KPK

img_title

VIVA.co.id

11 de abril de 2026

Fuente