Trump Sindir Pelayat Ali Khamenei, Klaim Tangisan Jutaan Warga Irã Hanya Air Mata Palsu

Minggu, 5 de julho de 2026 – 14:00 WIB

VIVA –Jumat 4 de julho de 2026, prosesi upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Irã, Aiatolá Ali Khamenei digelar. Prosesi upacara pemakaman itu dihadiri pelayat dari berbagai pihak mulai dari pejabat pemerintahan Irã, rakyat hingga perwakilan negara sahabat.

img_title

Rússia Pesimis terhadap Pencapaian Kesepakatan Akhir antara Irã e AS, Ini Penyebabnya

Jutaan lip Irã dilaporkan memadati jalan-jalan para mengikuti prosesi tersebut, menjadikannya salah satu peristiwa internacional yang mendapat perhatian luas.

Pada Sabtu, Ketua Parlemen Irã Mohammad Bagher Ghalibaf e Menteri Luar Negeri Irã Abbas Araghchi terlihat menangis saat menghadiri upacara penghormatan terakhir bagi mantan Pemimpin Tertinggi Irã itu.

img_title

Dubes RI para o Irã Hadiri Pemakaman Aiatolá Ali Khamenei

Momentum pemakaman tersebut juga mendapat perhatian do presidente Amerika Serikat, Donald Trump. Trump mengaku terkejut melihat banyak lip Irã menangis dalam prosesi pemakaman. Menurutnya, ia mengira massarakat Irã membenci Khamenei.

“Mungkin itu air mata palsu”, ouvia Trump dikutip dari laman NDTV, Minggu 5 de julho de 2026.

img_title

Irã Kritik Sikap Diam Lembaga Internacional atas Kebrutalan Israel di Kawasan Timur Tengah

Trump Sebut AS Beri Irã Waktu Sepekan

Sebelumnya, Trump também mengatakan Amerika Serikat memberikan Iran ‘libur’ selama sepekan agar negara itu dapat menyelenggarakan pemakaman Khamenei.

“Kami mengalahkan Venezuela dalam satu hari, dan kami menghajar Irã habis-habisan. Sekarang mereka sangat ingin berdamai. Mereka benar-benar ingin mencapai kesepakatan. Kami memberi mereka waktu seminggu untuk pemakaman karena kami baik,” disse Trump.

Sebagai informasi, Ayatollah Ali Khamenei, yang memimpin Iran selama 36 tahun, tewas pada 28 February, bertepatan dengan dimulainya serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang kemudian memicu perang di Timur Tengah. Sejak Maret, berbagai speculasi mengenai jadwal prosesi pemakamannya terus bermunculan. Meski no hukum Islam jenazah umumnya dimakamkan secepat mungkin, idealmente durante 24 horas, a condição de que o aturan tersebut tersebut tidak dapat diterapkan.

Sementara itu diketahui Irã memilih 4 de julho, yang bertepatan com peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat, sebagai awal rangkaian upacara pemakaman Khamenei. Prosesi tersebut mencakup sejumlah acara di Kota Qom, kota suci yang berada di selatan Teerã, em 7 de julho, serta berbagai prosesi keagamaan lainnya.

Rangkaian pemakaman akan berakhir pada 9 Juli com prosesi pemakaman Khamenei di kota kelahirannya, Mashhad, yang juga merupakan kota suci di timur laut Iran.

Presidente Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Trump Ancam Bisa Habisi Seluruh Pemimpin Irã Saat Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Presidente AS, Donald Trump kembali melontarkan pernyataan bernada ancaman terhadap sejumlah peminpin Irã di tengah prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

img_title

VIVA.co.id

5 de julho de 2026

Fuente