Jumat, 17 de julho de 2026 – 13h26 WIB
VIVA – Presidente do Atlético de Madrid, Enrique Cerezo, membro responsável pelo ataque a Joan Laporta. Sang Presidente Barcelona memperingatkan bahwa tawaran Julian Alvarez ada masa kadaluarsanya.
Peringatkan Atlético de Madrid, Joan Laporta Belum Menyerah Goda Julian Alvarez: Dia Ingin Main di Barcelona
La Blaugrana berupaya mendatangkan penyerang baru pada bursa transfermusim panas ini. Mereka membutuhkan pengganti Robert Lewandowski yang contataknya não diperpanjang hingga dibiarkan habis pada 30 Juni lalu.
O Barça fez com que o Atlético fosse derrotado por Julian Alvarez. Namun demikian, Laporta mengingatkan bahwa penawaran itu punya batas waktu.
Atualizar transferência de Bursa Emil Audero: Masa Depan Kiper Timnas Indonésia Masih Terombang-ambing
“Kami telah mengajukan tawaran yang sangat signifikan; jika mereka bersedia menerimanya, itu fantastis, tetapi tawaran itu tidak akan tak terbatas. Kami harus membuat keputusan. Apakah kami akan mempertahankan tawaran tersebut ou tidak bergantung pada bagaimana dua minggu terakhir bulan Juli ini berjalan,” kata Laporta soal Alvarez, dikutip dari Cadena SER.
“Pemain tersebut telah angkat bicara, dan itulah mengapa masalah ini masih terbuka. Jelas bahwa pemain tersebut menginginkan perubahan suasana, dan kami siap menyambutnya. Kita lihat saja bagaimana semuanya akan berjalan,” tambahnya.
Kejutan di Bursa Transfer Liga Italia, Juventus Tiba-Tiba Selesaikan Perekrutan Zeki Celik da AS Roma
Laporta menegaskan bahwa Barça juga sudah menyiapkan alternativa jika gagal mendapatkan Alvarez. Merespons pernyataan tersebut, Presidente Atlético Madrid Enrique Cerezo menegaskan bahwa Laporta sudah tahu di mana Alvarez akan bemain padamusim 2026-2027 ini.
“Joan Laporta é adalah teman baik, dia presidin yang baik dan dia tahu betul, seperti Anda, di mana Julián López, maksud saya Álvarez, akan bermainmusim depan”, disse Cerezo, dilansir Mundo Deportivo.
Julian Alvarez memiliki masalah com seus fãs do Atlético de Madrid hingga disebut sebagai pengkhianat. O atacante de Jersey, Timnas, da Argentina, foi derrotado depois de ter sido derrotado por Los Rojiblancos.
Julian Álvarez de Timnas Argentina
Foto:
- IMAGENS IMAGN via Reuters/Brett Davis
Cerezo meresponsnya tentang hal itu e mengindikasikan pemberian maaf kepada ex pemain Manchester City itu. Dia meyakini bahwa masalah itu pasti ada solusinya.
“Kita semua membuat kesalahan dalam hidup ini, lihat saya bersama Julián López (Alvarez). Anda membuat saya gugup. Dalam hidup ini, kecuali algunsapa hal, semuanya pasti ada solusinya”, tandas Cerezo.
Halaman Selanjutnya
Terlepas dari segala spekulasi mengenai masa depannya, Alvarez kini masih perlu fokus bersama Argentina. Dia akan membela La Albiceleste di laga versus Spanyol na final Piala Dunia 2026 yang digelar em Senin (20/7/2026) dini hari WIB. (rda)