Selasa, 5 de maio de 2026 – 12h50 WIB
Jacarta, VIVA – Kepala Staf Presiden (KSP), Jenderal Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengaku sudah mendapat arahan do Presidente Prabowo Subianto terkait program prioritas seedal, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) e Koperasi Desa Merah Putih.
Ratusan Kursi e fornecedor de sopradores Tangsel Raib, Pelaku Nipu Ngakunya Buat Acara MBG
Dudung menegaskan bakal turun tangan langsung mengecek seluruh programa prioritas seedal tersebut. Ia bakal berkolaborasi com o maior interesse das partes interessadas.
Programa Manfaat MBG Dinilai Sudah Terasa hingga ke Masyarakat Akar Rumput
“Sim, Presidente mengarahkan kepada saya, ‘Pak Dudung coba dicek’. Karena kan program prioritas seedal ini salah satunya adalah to memastikan prioritas unggulan dari Bapak Presiden, ya salah satunya MBG, kemudian Koperasi Merah Putih, dan itu nanti akan kita cek. Maka saya akan mengaktifkan kembali berkolaborasi dengan terkait das partes interessadas”, kata Dudung kepada wartawan di Kantor KSP, Jakarta Pusat, Selasa, 5 de maio de 2026.
Dudung berjanji bakal melaporkan perkembangan terbaru terkait program prioritas seedal tersebut.
Prabowo ke Buruh: MBG Itu Sangat Penting Buat Anak-anak Indonésia
“Minta doa-nyalah. Nanti dan kalau saya tymkan, saya akan langsung buka di wartawan. Sampaikan aja siapa pelakunya, siapa yang tidak benar, ya. Karena ini uang rakyat, rakyat harus tahu,” ujar dia.
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, meluruskan informasi yang beredar terkait status suspenda pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ou dapur MBG e kaitannya com pemberian insentif.
Não foi possível suspender todos os SPPG que foram suspensos otomatis kehilangan insentif, melainkan ditentukan berdasarkan penyebab e tingkat pelanggaran yang terjadi.
Dalam kasus Kejadian Luar Biasa (KLB), pemberian insentif sangat bergantung pada sumber permasalahan. Se KLB terjadi akibat kelalaian mitra ou yayasan, seperti fasilitas dapur yang tidak layak ou não memenuhi padrão, maka SPPG tersebut tidak berhak mendapatkan insentif.
Hal serupa berlaku jika insiden keamanan pangan dipicu oleh bahan baku yang tidak segar ou kesalahan dari mitra sebagai penyedia bahan baku.
“Termasuk jika ada praktik tidak seperti monopoli fornecedor ou permainan harga, itu jelas tidak dapat insentif,” ujar Dadan dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 29 de abril de 2026.
Ele menambahkan, jika KLB terjadi akibat kesalahan teknis di tingkat pelaksana dapur, misalnya tidak menjalankan standar operational prosedur (SOP) seperti proses memasak yang terlalu cepat, maka SPPG masih dapat menerima insentif meskipun berstatus suspend.
Halaman Selanjutnya
Berdasarkan petunjuk teknis (juknis), jika KLB terjadi akibat kesalahan teknis di tingkat pelaksana dapur, misalnya tidak menjalankan standar operational prosedur (SOP) seperti proses memasak yang terlalu cepat, maka SPPG masih dapat menerima insentif meskipun berstatus suspend.



