Senin, 18 de maio de 2026 – 00:05 WIB
VIVA – O Manchester City perdeu o jogo no Estádio de Wembley usando o Chelsea por 1-0 na final da Copa FA 2025/2026, sábado, 17 de maio de 2026, antes de setembro. A expectativa é que isso aconteça com Pep Guardiola memuji gelar, tetapi juga menyoroti proses and dan masa depan skuadnya yang tengah bertransformasi.
Alasan Xabi Alonso Pilih Jadi Pelatih Chelsea daripada Liverpool
Trofi Piala FA ini melengkapi raihan gelar doméstico Citymusim ini usai sebelumnya menjuarai Carabao Cup. Namun bagi guardiola, pencapaian kali ini terasa istimewa. Alasannya, skuad asuhannya kini dipenuhi wajah-wajah baru e pemain muda yang mulai menemukan ritme terbaiknya di level tertinggi.
A equipe de The Citizens anunciou Antoine Semenyo em ke-72. Penyerang asal Gana foi escolhido para ser balik cepat berawal dari umpan matang Erling Haaland, yang membuat lini pertahanan Chelsea kecolongan.
Xabi Alonso Resmi Jadi Pelatih Chelsea
Menariknya, Guardiola justru lebih menyoroti proses panjang skuadnya sepanjangmusim ketimbang sekadar pesta goal. Ia mengakui awalmusim berjalan alot, terutama saat harus memadu kekuatan pemain senior dengan amunisi baru.
Manchester City juara Piala FA 2025/26
Manchester City Ukir Sejarah Baru! Guardiola Samai Rekor Langka usa Taklukkan Chelsea na Final Piala FA
“Saya butuh waktu untuk menegokan ritme permainan”, disse Guardiola na resmi keterangan yang dikutip laman Man City.
“Saya masih kurang dalam prosesnya, tetapi dalam dua bulan terakhir saya merasakan stabilitas dalam tim yang tidak saya tymkan sebelumnya,” lanjutnya.
Pernyataan cantou manajer sekaligus mengonfirmasi bahwa City tengah memasuki era regenerasi. Alguns deles foram James Trafford, Abdukodir Khusanov, Nico O’Reilly e Rayan Cherki, que podem usar estratégias de combate.
Guardiola se adaptou a este trabalho, mas o Manchester City foi escolhido para atacar os garis mais tarde.
“Mungkin Anda butuh sedikit lebih banyak waktu, tetapi kompetisi tidak menunggu,” tegasnya. “Kami menghadapi lawan yang sulit di Liga Champions, tetapi sejak saat itu kami tampil luar biasa dan masa depan cerah. Saya tahu bagaimana perasaan mereka dan saya cukup yakin kami akan berada di sanamusim depan.”
Menoleh ke laga final, City memang tapil dominan sejak menit awal. Semenyo sudah menciptakan ancaman lewat aksi individual sebelum upaya Omar Marmoush dimentahkan oleh kiper Robert Sanchez.
Halaman Selanjutnya
A combinação de Jeremy Doku, Rodri e Haaland foi comemorada pelo Chelsea. O atacante Noruega é sempat membobol gawang di babak pertama, namun gol dianulir wasit karena Matheus Nunes terlebih dahulu berada na posição de impedimento.



