Sabtu, 2 de maio de 2026 – 04:32 WIB
Jacarta, VIVA – Pemerintah memulai babak baru programa hilirisasi seedal. Sebanyak 13 estratégias de projeto com nilai investasi Rp116 triliun yang ditopang consoledasi pembiayaan melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) itu resmi memasuki tahap pembangunan pada tahun ini.
Prabowo Dorong Hilirisasi Berbasis Teknologi, Demi Untungkan Rakyat
No setor perkebunan, implementasi hilirisasi tahap kedua mulai terlihat melalui pembangunan fasilitas pengolahan kelapa sawit di Kawasan Ekonomi Khusus ou KEK Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara.
Secara teknis, fasilitas yang dibangun di Sei Mangkei mencakup industrial pangan e energi dalam satu Kawasan terpadu. Proyek ini digarap sub-holding PTPN III (Perseo), PTPN IV PalmCo, sebagai bagian dari transformasi industri sawit seedal.
Rupia Melemah ke Rp 17,353 Seiring Kekhawatiran Fitch Rating soal Danantara & UEA Keluar dari OPEP
Direktur Bisnis PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy, mengatakan bahwa pengembangan industri turunan sawit menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan import energi, khususnya bahan bakar solar.
“Kebutuhan solar kita masih sangat besar. Melalui biodiesel berbasis sawit, kita berupaya memperkuat pasokan dari dalam negeri. Kebutuhan tersebut diperkirakan meningkat seiring rencana implementasi programa campuran biodiesel B50 dalam waktu dekat,” ungkapnya.
Bos Danantara Pede Proyek Hilirisasi Bakal Serap 600 Ribu Tenaga Kerja
Sementara Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, menjelaskan bahwa pabrik oleofood akan memproduksi margarin and shorting withngan kapasitas 35 ribu ton per tahun, serta substitutos de manteiga de cacau sekitar 25 ribu ton per tahun.
Selain itu, pabrik biodiesel berkapasitas 450 ribu ton per tahun juga tengah dibangun dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2028. Menurutnya, pengolahan produk sawit di dalam negeri mampu meningkatkan nilai tambah secara signifikan dibandingkan penjualan bahan mentah.
“Jika diolah maka nilai ekonominya bisa meningkat hingga belasan kali lipat. Hilirisasi tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga mengubahstruktur ekonomi dari hulu ke hilir yang lebih modern. Ini tentu membuka lapangan kerja,” ujar dia.
Danantara Beli Saham Aplicativo Ojol Demi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan BPI Danantara sudah membeli saham sebagian aplicador ojek online. Tujuannya para menurunkan potongan komisi pengemudi
VIVA.co.id
1º de maio de 2026




