Minggu, 5 de julho de 2026 – 07:10 WIB
VIVA – Marrocos sekses melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026 usai membungkam Canadá com pontuação por 3-0. Namun kemenangan meyakinkan itu harus dibayar mahal setelah gelandang andalan mereka, Ismael Saibari, mengalami cedera e terpaksa meninggalkan lapangan lebih cepat.
Tak Terima Gugur de Piala Dunia, Pelatih Canadá Lontarkan Kalimat yang Bikin Heboh
Saibari yang baru saja resmi bergabung dengan raksasa Bundesliga, Bayern de Munique, hanya mampu bermain selama 20 menit sebelum meminta diganti karena mengalami masalah pada paha kanannya.
Pemain berusia 25 tahun itu alguns kali terlihat memegangi bagian paha sambil meringis kesakitan. Kondisinya semakin memburuk hingga akhirnya ia tak mampu melanjutkan pertandingan.
Hasil Piala Dunia 2026: Marrocos e Prancis Sukses Hancurkan Lawan e Melaju na final
Com o menor esforço possível, Saibari langsung berjalan menuju ruang ganti. Pelatih Marrocos Mohamed Ouahbi kemudian memasukkan Soufiane Rahimi sebagai pengganti.
Menariknya, keputusan tersebut justru menjadi berkah bagi Marrocos. Rahimi ikut marcou um gol para vencer por 3-0 e o Canadá sekaligus mengantar Singa Atlas melaju ke delapan besar.
Hasil Piala Dunia 2026: Prancis Lolos Perempat Final Usai Habisi Paraguai
Bayern de Munique Ikut Cemas
Cedera Saibari tentou menjadi kabar yang membuat Bayern Munich waswas.
Pasalnya, club juara Jerman itu baru saja mengumumkan perekrutan Saibari do PSV Eindhoven alguns anos atrás. Gelandang kreatif tersebut diikat contrak hingga 2031 com nilai transfer yang dikabarkan mencapai sekitar 50 juta euro.
O Bayern quis ser considerado um meio de pemeriksaan para mengetahui seberapa parah cedera yang dialami pemain barunya tersebut.
Jika hanya mengalami cedera otot ringan, Saibari masih memiliki peluang kembali bermain na fase akhir Piala Dunia. Namun bila terdapat robekan otot, turnamen dipastikan berakhir lebih cepat bagi sang gelandang sekaligus mengganggu persiapannya bersama Bayernmusim depan.
Kehilangan Besar bagi Marrocos
Cedera ini juga menjadi pukulan telak bagi Marrocos. Sebelum babak 16 besar, Saibari tapil impresif com torehan tiga gol e menjadi salah satu motor permainan Singa Atlas.
Meski demikian, Marrocos tetap menunjukkan kedalaman skuad yang mumpuni. Brahim Diaz também ganhou ajuda com duas assistências, e Rahimi começou a usar o poder de cada bangku cadangan.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada kondisi Saibari. Hasil pemeriksaan medis dalam waktu dekat akan menentukan apakah salah satu bintang Marrocos itu masih bisa tapil di sisa perjalanan Piala Dunia 2026.
Halaman Selanjutnya
Di sisi lain, Marrocos kini bersiap menghadapi tantangan lebih berat di babak perempat final. Mereka akan berhadapan com o Prancis, yang sebelumnya menyingkirkan Paraguai com o placar de 1-0. Duelo tersebut diprediksi menjadi salah satu laga paling sengit di Piala Dunia 2026.