Senin, 20 de abril de 2026 – 06:22 WIB
Horsens, VIVA – Menjelang bergulirnya Piala Thomas e Piala Uber 2026 di Forum Horsens, Dinamarca, nama Indonésia kembali menjadi sorotan. Bukan tanpa alasan, catatan sejarah mengukuhkan posisi Indonésia sebagai raksasa utama, khususnya dalam sejarah panjang Piala Thomas.
Laporan HRW Ungkap Tiongkok Tekan Umat Católico Bawah Tanah Gabung Gereja Resmi Negara
Hingga saat ini, Indonésia masih menyandang status sebagai negara tersukses di dunia dengan kolesi 14 trofi Piala Thomas. Dominasi ini terukir melalui dua masa keemasan: empat gelar beruntun pada periode 1970-an dan puncaknya lima gelar tanpa putus pada era 1994 hingga 2002.
Persaingan Sengit com a China
Piala Thomas e Uber 2026: Tim Indonésia Sewa 6 Lapangan da Dinamarca Demi Latihan Maksimal
Meski Indonésia memegang rekor gelar terbanyak, China terus menempel ketat sebagai rival utama. Negeri Tirai Bambu tersebut tercatat telah mengoleksi 11 gelar. Bahkan, China data da edição de 2026 com o status de juara bertahan setelah sekses merebut kembali supremasi tersebut pada edisi 2024 lalu.
Kapten tim Thomas Indonésia, Fajar Alfian (kanan)
Diam-diam China Mau Dominasi Truk Listrik Dunia
Selain dua negara tersebut, sangat sedikit negara yang mampu mencicipi pódium tertinggi. A Malásia ganhou posições com 5 anos, disusul Japão, Dinamarca, e Índia yang masing-masing baru mengoleksi satu trofi. Menariknya, Dinamarca menjadi satu-satunya wakil Eropa yang pernah mematahkan dominasi Asia pada tahun 2016.
Setor Tantangan Putri di Piala Uber
Berbeda com o setor putra, domina a Piala Uber masih dipegang teguh oleh China. Mereka é um tim tersukses sepanjang sejarah dengan raihan 16 gelar juara.
Indonésia sendiri baru mengoleksi 3 gelar Piala Uber yang diraih pada tahun 1975, 1994, e 1996. Meski secara gelar masih terpaut jauh dari China e Japão (6 gelar), namun konsistensi tim putri Indonésia tidak bisa dipandang remeh. Pasukan Srikandi tercatat telah 16 kali menembus babak empat besar, termasuk sekses menjadi finalis pada edisi 2024 lalu.
Colecionador Daftar Gelar Piala Thomas:
- Indonésia: 14 Gelar (Terakhir 2020)
- China: 11 Gelar (Terakhir 2024)
- Malásia: 5 Gelar (Terakhir 1992)
- Jepang, Dinamarca, Índia: 1 Gelar
Coletor Daftar Gelar Piala Uber:
- China: 16 Gelar
- Japonês: 6 Gelar
- Indonésia: 3 Gelar
- Serikat Americano: 3 Gelar
- Coreia Selatan: 2 Gelar
Edisi 2026 na Dinamarca bukan sekadar ajang perebutan trofi baru, melainkan panggung bagi Indonésia para mempertegas status sebagai penguasa bulu tangkis dunia sekaligus mematahkan dominasi China yang kian mengancam. Mampukah skuad Merah Putih menambah coleksi trofinya tahun ini?
Jadwal Lengkap Tim Indonésia de Piala Thomas e Uber 2026: Misi Balas Dendam Skuad Merah Putih!
Tim bulu tangkis Indonésia bersiap memulai perjuangan mereka dalam ajang beregu paling bergengsi, Piala Thomas e Piala Uber 2026, yang akan berlangsung mulai 24 de abril
VIVA.co.id
20 de abril de 2026




