Jejak 1.5 Bulan Nanik Deyang Jabat Kepala BGN: Nangis Saat Dilantik, Kini Unidur karena Alasan Kesehatan

Kamis, 23 de julho de 2026 – 03:08 WIB

Jacarta, VIVA – Nanik S Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan tersebut disampaikan langsung melalui akun Facebook liberado em Rabu 22 de julho de 2026.

img_title

Adu Harta Nanik S Deyang com Sudaryono, Mantan e Kepala BGN: Siapa Paling Kaya?

Enquanto isso, Nanik cria uma pengunduran dirinya dilatarbelakangi kondisi kesehatan yang mengharuskannya menjalani pengobatan jantung di luar negeri. Ia mengaku telah menyampaikan langsung keputusan tersebut kepada Presidente Prabowo Subianto.

“Saya sampaikan ke Presidente juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus uniforme sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presidente prihatin dan kasihan dengan saya, presidente menyetujui,” tulisnya.

img_title

Nanik Pilih Unidur de Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, tapi Masih Jabat Komisaris Pertamina

Meski tidak lagi memimpin BGN, Nanik mengatakan Presidente Prabowo tetap memintanya ikut mengawasi lembaga tersebut. Menurutnya, o presidente berencana membentuk dewan pengawas e dirinya diminta mengisi posisi ketua.

“Kemungkinan presidente akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya (kalau mencereweti kayaknya masih bisa yg penting tidak berhubungan dengan pegang uang , sumpah trauma akut,” tulisnya.

img_title

Kepala BGN Sudaryono Ungkap Alasan TNI-Polri Dilibatkan no Programa MBG

Nanik diketahui baru menjabat sebagai Kepala BGN setelah dilantik Presidente Prabowo Subianto di Istana Negara pada Senin 8 de junho de 2026.

Ia dipercaya menggantikan Dadan Hindayana yang diberhentikan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG) Program.

Pengangkatan Nanik dilakukan berdasarkan Keputusan Presidente Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian e Pengangkatan Kepala e Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta Pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan e Pembangunan (BPKP).

Pelantikan Nanik sempat menjadi perhatian público. Seusai pengambilan sumpah jabatan, ia tampak tak kuasa menahan haru ketika menerima ucapan selamat do Presidente Prabowo.

Os projetos foram realizados por Istana Negara e dihadiri Wakil Presidente Gibran Rakabuming Raka recebeu seu mentor Kabinet Merah Putih.

Setelah prosesi selesai, o Presidente Prabowo menyalami para pejabat yang baru dilantik. Raina momenten itu, Nanik terlihat mengusap air mata menggunakan selembar tisu.

Selama memimpin BGN, Nanik juga pernah menjadi sorotan saat menghindari pertanyaan wartawan mengenai realisasi anggaran pengadaan motor listrik.

Ketika itu, sejumlah awak media telah menunggu untuk melakukan wawancara doorstop. Namun, Nanik memilih langsung menuju kendaraan dinasnya comngan pengawalan petugas keamanan tanpa memberikan keterangan.

Halaman Selanjutnya

“Ibu, kenapa tidak mau menjawab, Bu? Ini kan pertanyaannya gampang,” ujar salah seorang wartawan yang mencoba meminta konfirmasi.

Halaman Selanjutnya

Fuente