Kamis, 14 de maio de 2026 – 10h30 WIB
Jacarta,VIVA – Pertamina Patra Niaga chamada Indo Sino Oil and Gas (ISOG) nomeou Perjanjian Jual Beli Gas Bumi (PJBG) de Lapangan Karamba Wilayah Kerja (WK) Wain.
Bantah Bahas Subsidi, Purbaya Sebut Pembahasan com Bahlil Fokus Soal PNBP Migas
Kerja sama thisi dilakukan to memperkuat keandalan operacional kilang melalui pemenuhan kebutuhan gas bumi guna menunjang proses pengolahan energi di kilang.
Penandatanganan PJBG tersebut akan mendukung operacional Refinery Unit V Balikpapan, salah satu kilang strategis Pertamina di Kalimantan Timur, termasuk proyek Plano Diretor de Desenvolvimento de Refinaria (RDMP) Balikpapan. Melalui kerja sama ini, gas bumi yang bersumber de Lapangan Karamba WK Wain akan disalurkan hingga tahun 2037 com rencana penyaluran dimulai em 28 de maio de 2026.
Dari Sumatera hingga Papua, Pemerintah Siap Lelang 10 Blok Migas Baru di IPA Convex
Direktur Niaga Pertamina Patra Niaga, Erwin Suryadi, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antara setor hulu e hilir migas dalam memperkuat rantai pasok energi seedal. Menurutnya, dukungan pasokan gas bumi menjadi salah satu Faktor penting dalam menjaga keandalan operacional kilang agar mampu menghasilkan produk energi yang lebih berkualitas bagi massarakat.
“Momentum ini sangat berharga karena membuktikan bahwa kolaborasi antara hulu dan hilir merupakan sebuah keniscayaan yang harus dibangun bersama. Para obter produtos BBM rendah enxofre (baixo teor de enxofre), dibutuhkan dukungan pasokan gas yang andal. Melalui kerja sama ini, kami berharap kilang-kilang Pertamina semakin kuat dan mampu menghasilkan produk energi yang lebih berkualitas bagi massarakat,” ujar Erwin dikutip dari keterangannya, Kamis, 14 de maio de 2026
Pertamina vai para o campus 2026 Siap Jelajahi Kampus-kampus di Indonesia, Persiapkan Pemimpin Masa Depan
Pada kesempatan yang sama, Deputi Keuangan e Komersialisasi SKK Migas, Desti Melani, turut menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kerja sama tersebut. Menurut Desti, sinergi antara pelaku usaha hulu migas e Pertamina Patra Niaga sebagai offtaker ou pihak penyerap hasil produksi gas sangat penting to mendukung optimisasi produksi gas seedal.
“Kami berharap Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga dapat menyerap hasil produksi gas secara ideal, termasuk dari WK Wain, sehingga dapat mendukung target lifting dan penerimaan negara tahun 2026. Kami juga berharap seluruh proses operasional dan upaya yang dijalankan bersama operador, dalam hal ini Indo Sino Oil e Gas, dapat berjalan lancar dan terealisasi com baik melalui dukungan seluruh pihak,” Kata Desti.
Halaman Selanjutnya
Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas Bumi foi dirigido por Erwin Suryadi, diretor e gerente geral ISOG, Tang Zhongfu. Prosesi penandatanganan turut disaksikan oleh Desti Melani, Kepala Divisi Komersialisasi Minyak e Gas Bumi SKK Migas Ufo Budiarius Anwar, Kepala Departemen Komersialisasi Gas Bumi SKK Migas Selvi, serta Buddy Beer selaku Presidente e Gerente Geral Pandawa Prima Lestari sebagai mitra ISOG.



