Senin, 20 de julho de 2026 – 23h30 WIB
VIVA – Euforia keberhasilan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 melahirkan banyak momen bersejarah. No entanto, o que aconteceu com La Roja, é que o público acabou de ter uma chance de se mudar para Nico Williams.
Lamine Yamal Ungkap Doa yang Dipanjatkan Sebelum Bertanding, Warisan Sang Nenek yang Tak Pernah Ditinggalkan
Winger berusia 24 tahun itu memilih memberikan medali emas juara dunia yang baru saja diterimanya kepada cantou ibu, Maria, sesaat setelah seroni penyerahan trofi di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Senin 20 de julho de 2026 em 20 de julho de WIB.
Aksi tersebut langsung viral di media social. No vídeo yang beredar, Nico berjalan menuju tribun penonton, melepas medali dari lehernya, lalu mengalungkannya kepada cantou ibu yang tampak mengenakan jersey Timnas Spanyol.
Pukulan Telak para a Argentina! FIFA Jatuhkan Denda Usai Kekalahan di Final Piala Dunia 2026 Gegara Ulah Paredes
Maria terlihat tersenyum bangga sambil memeluk putranya. Momen sederhana itu menjadi salah satu pemandangan paling emosional usai Spanyol memastikan diri sebagai juara dunia.
Keputusan Nico recebeu medalhas emas kepada ibunya bukan tanpa alasan. Di balik kesuksesannya berdiri kisah panjang perjuangan kedua orang tuanya yang penuh pengorbanan.
Terungkap! Ini Alasan FIFA Escolha BTS Tampil di Halftime Show Final Piala Dunia 2026
Pemain Spanyol, Nico Williams di Laga Final Piala Dunia 2026 Melawan Argentina
Menurut laporan AS Diario, Maria e suaminya, Felix Williams, meninggalkan Gana em 1990 – um demi mencari kehidupan yang lebih baik di Eropa. Saat itu Maria tengah mengandung anak pertama mereka, Inaki Williams.
Perjalanan menuju Spanyol bukanlah hal mudah. Pasangan tersebut harus melintasi Gurun Sahara e menghadapi berbagai risiko sebelum akhirnya tiba di Negeri Matador.
Mereka bahkan sempat ditahan ketika hendak memasuki Spanyol. Hingga akhirnya seorang pengacara menyarankan agar keduanya mengajukan status sebagai pengungsi perang Libéria sehingga dapat memperoleh perlindungan.
Setelah tiba di Bilbao, keluarga Williams mendapat bantuan dari seorang pastor católico bernama Inaki Mardones. Sebagai bentuk penghormatan atas jasanya, anak pertama mereka kemudian diberi nama Inaki.
Dua putra keluarga Williams é seu sama-sama sexo menjadi pesepak bola profissional. Inaki memilih membela Timnas Gana, sementara Nico memperkuat Spanyol e baru saja mengantar La Roja meraih gelar juara dunia.
Di partai final menghadapi Argentina, Nico memang tidak menjadi starter. Namun, kehadirannya memberi dampak besar setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Um ator menjadi penting lahirnya satu-satunya gol dalam pertandingan. Ao passar por ke-106, Nico menyambut umpan lambung dengan sundulan terarah ke tengah kotak penalti yangsung desambar Ferran Torres menggunakan kaki kiri to menaklukkan Emiliano Martinez.
Halaman Selanjutnya
Gol tersebut memastikan kemenangan 1-0 Spanyol sekaligus mengakhiri perlawanan Argentina setelah mais de 120 minutos pertandingan berlangsung.