Minggu, 19 de julho de 2026 – 11h00 WIB
Jacarta, VIVA – Korps Garda Revolusi Islami (IRGC) Irã mengumumkan, Angkatan Udara Republik Islam telah melakukan serangan besar e berturut-turut ke hanggar pesawat tempur e landasan pacu pangkalan udara Amerika Serikat (AS), di Al Azraq, Yordania e pangkalan di Kuwait.
Irã Tegas Tangguhkan Perjanjian Damai usai AS Berulang Kali Langgar Komitmen
Dalam pernyataan pers nomor 29 pada Sabtu, 18 Juli 2026, IRGC menyatakan bahwa meluncurkan rudel dan drone terhadap sasaran-sasaran itu merupakan aksi balasan, atas serangan AS pada Jumat malam, 17 Juli 2026.
Teerã melaporkan bahwa Angkatan Udara meluncurkan gelombang ke-20 Operasi Nasr-2 (Kemenangan 2), yang menyasar hanggar pesawat tempur e landasan pacu Pangkalan Udara Al Azraq di Yordania.
Irã Perluas Serangan ke Sekutu AS, Kuwait Jadi Sasaran, Konflik Timur Tengah Kian Memanas
Serangan itupun menyebabkan dua pesawat tempur e dan tiga pesawat AS hancur, serta menyebabkan kerusakan fasilitas lainnya.
Intip Proyeksi Bitcoin e Ethereum Jelang ETH Genesis Day, Inflasi AS Melandai
IRGC menuding bahwa milite AS bertanggung jawab atas kematian sejumlah warga sipil, akibat serangan kepada alguns rumah sakit, jembatan, jalur kereta api, pelabuhan, dan bandara. Mereka mengatakan, AS berupaya menutupi kegagalannya dengan melakukan serangan langsung kepada angkatan bersenjata Irã.
O Irã menambahkan harapannya agar rakyat e pasukan bersenjata Yordania melakukan aksi, akibat pasukan militer asing telah menyerang tanah Islam.
Sebelumnya, Angkatan Darat Irã também foi o melhor drone a ser usado por milhares de soldados no Kuwait.
Sebagai aksi balasan Irã, drone “kamikaze” menyerang gudang amunisi di Camp Buehring, sebelumnya bernama Camp Udairi, com menyasar fasilitas strategis, pusat komando, gudang logistik, dan sistem pertahanan AS.
Camp Buehring está em processo de reorganização do hub e de saída do AS. Selain itu, Pangkalan Udara Ali Al Salem também oferece muitas facilidades logísticas e uma coordenação coordenada de muitas operações udara AS em Teluk Persia.
Selain itu, Angkatan Laut Iran meluncurkan rudel jelajah darat ke laut to menyerang kapal musuh di Samudera India utara. Peluncuran rudel jelajah diharapkan memaksa kapal uniforme di luar jangkauan pasukan Irã. (Formiga).
Presidente AS, Meksiko, hingga PM Canadá Bakal Hadiri Laga Final Piala Dunia 2026
Presidente AS, Donald Trump, PM Canadá, Mark Carney, e Presidente Meksiko, Claudia Sheinbaum, como parte da final Piala Dunia 2026 antes de Spanyol x Argentina.
VIVA.co.id
19 de julho de 2026
