Orang Kaya Ternyata Tidak Borong Emas, Ini Strategi Investasi yang Justru Mereka Terapkan

Jumat, 17 de julho de 2026 – 05:10 WIB

VIVA – Investasi emas masih menjadi salah satu pilihan favorit massarakat untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, inflasi, hingga gayolak pasar keuangan, logam mulia ini kerap dipandang sebagai aset yang mampu mempertahankan daya beli dibandingkan uang tunai.

img_title

Warren Buffett Sim Pernah Menjadikan Emas Pilihan Investasi Utama, Ini 4 Alasannya

Menariknya, investasi emas bukan hanya dilakukan oleh massarakat umum. Banyak orang kaya, bilionário termasuk, family office, grandes institutos de investidores em muitos países, eles podem ser considerados em seu portfólio.

No entanto, cara mereka berinvestasi emas ternyata tidak sekadar membeli sebanyak mungkin lalu menyimpannya. Ada strati tertentu yang membuat emas berfungsi sebagai pelindung kekayaan, bukan satu satunya sumber keuntungan.

img_title

Masih Menyimpan Emas de 2020? Harganya Kini Tembus Rp2.6 Juta por grama, Cek Simulasi Keuntungannya di Sini

Melansir dari Investopedia, berikut alguns cara orang kaya investasi emas.

1. Menjadikan emas sebagai pelindung kekayaan, bukan investasi utama

img_title

Harga Emas Hari Ini 16 de julho de 2026: Produk Antam Turun Tipis, Global Bervariasi

Kesalahan yang sering dilakukan investidor pemula adalah menganggap seluruh dana sebaiknya dialihkan ke emas saat kondisi ekonomi tidak menentu. Padahal, orang kaya justru melakukan hal sebaliknya.

Investidor banyak com kekayaan besar hanya mengalokasikan sebagian kecil aset mereka ke emas. Tujuannya bukan mengejar keuntungan tinggi, melainkan melindungi nilai kekayaan ketika pasar saham, obrigasi, ou aset lain sedang bergejolak.

Essa estratégia é um portfólio que apresenta riscos de que Karen não seja bertumpu em um dos dois aset saja.

2. Tetap melakukan diversificação de investimentos

Orang kaya memahami bahwa tidak ada instrumento investasi yang selalu memberikan keuntungan setiap saat. Karena itu, emas hanya menjadi salah satu bagian dari portfólio.

Selain emas, mereka memiliki investasi di saham, obrigado, propriedades, bisnis, hingga aset alternatif lainnya. A diversificação permite que você corra o risco de perder dinheiro em qualquer lugar.

Com kata lain, emas berfungsi sebagai pelengkap, bukan pengganti seluruh investasi.

3. Membeli emas secara bertahap

Alih-alih menunggu harga emas turun drastis, banyak investidor memilih membeli secara bertahap ou berkala. Esta estratégia membantu mengurangi risiko membeli di harga puncak sekaligus membuat harga rata rata pembelian menjadi lebih stabil dalam jangka panjang. Cara tersebut é muito mais realista que o investidor individual, mas não há tempo para isso.

Halaman Selanjutnya

4. Investimentos para Jangka Panjang

Halaman Selanjutnya

Fuente