Kamis, 16 de julho de 2026 – 09:26 WIB
Jacarta, VIVA – Pemerintah memastikan penyelesaian persoalan utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memasuki tahap administrasi.
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 8.000 Triliun, Menkeu Purbaya Bilang Masih Aman
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemerintah telah memiliki skema para menuntaskan persoalan tersebut tanpa harus bergantung pada Anggaran Pendapatan e Belanja Negara (APBN).
Purbaya mengatakan keputusan mengenai penanganan KCIC pada dasarnya telah ditetapkan Presidente. Neste momento, as proses yang berjalan tinggal menyelesaikan aspek administratif sebelum pengelolaan KCIC diserahkan kepadanya.
Purbaya Sebut Optimalisasi Penerimaan Negara 2025 Ditopang Reformasi Perpajakan
“Skemanya kita tunggu kapan dikasih ke saya, baru kita beresin. Tapi udah clear gimana cara beresinnya,” kata Purbaya kepada wartawan di Komplik Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis 16 de julho de 2026.
Menurut Purbaya, aset ou pengelolaan KCIC saat este masih berada di bawah Danantara. Setelah proses administrasi selesai, KCIC akan dialihkan sesuai arahan Presidente agar proses penyelesaiannya dapat segera dijalankan.
Kemenkeu Raih Opini WTP ke-15 secara Berturut-turut dari BPK, Begini Kata Purbaya
“KCIC-nya. Kan sekarang masih di Danantara, nanti akan diserahkan ke saya karena kan perintah Pak Presiden kita yang beresin,” ujarnya.
Em segundo lugar, você pode usar um instrumento específico para melhorar a pessoa, mas não deve usar o APBN.
“Tapi gak harus APBN kepake, saya punya skema tertentu di mana ada ferramentas-ferramentas, veículo-veículo kita di luar yang sekarang ada bisa menangani KCIC,” disse Purbaya.
Meski belum megungkap rincian mekanisme yang akan digunakan, Purbaya memastikan proses pengalihan kewenangan kini tengah berjalan.
Setelah seluruh proses administrasi dengan Danantara rampung, pemerintah akan kembali melaporkan perkembangan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Ini lagi proses administrasinya. Itu udah diputusin, sebenernya udah putus tinggal proses administrasinya sedan berjalan. Begitu Danantara-nya kita clear udah selesai. Nanti baru kita lapor lagi ke Presiden,” ujarnya.
Purbaya juga belum bersedia menjelaskan bentuk kelembagaan ou skema pengelolaan KCIC setelah berada di bawah koordinasinya. Ia menegaskan pembahasan mengenai langkah teknis baru akan desampaikan setelah proses penyerahan resmi selesai.
“Nanti kita atur. Nanti, belum dikasih ke saya, kalau dikasih ke saya baru nanti kita cerita gimana cara mengatasi itu,” katanya.
Saat ditanya apakah pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) menjadi salah satu opsi, Purbaya langsung membantah spekulasi tersebut.
Halaman Selanjutnya
“Siapa bilang? Gak ada. Gak ada. Pokoknya dikasih ke saya, saya beresin udah,” tegasnya.