Rabu, 1º de julho de 2026 – 05:14 WIB
VIVA – Amad Diallo marcou o último gol de Timnas Pantai Gading harus mengakhiri langkahnya di babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norway no AT&T Stadium, Arlington, Rabu 1 de julho de 2026 no dia seguinte WIB. Penyerang sayap Les Elephants itu menilai turnamen tersebut menjadi pelajaran berharga bagi timnya yang mayoritas baru pertama kali tampil di Piala Dunia.
Jerman Tersingkir de Piala Dunia 2026, Manuel Neuer Umumkan Pensiun
Pantai Gading harus mengakui keunggulan Noruega setelah Antonio Nusa e Erling Haaland mencetak gol kemenangan untuk tim Skandinavia tersebut. Sementara itu, Amad Diallo sempat membangkitkan harapan Pantai Gading lewat gol penyama kedudukan sebelum Haaland memastikan kemenangan Noruega pada menit-menit akhir.
Atacante Noruega, Erling Haaland usa cetak gol ke gawang Pantai Gading di Piala Dunia 2026
Jelang Lawan Argentina, Presidente Cabo Verde Yakin Timnya Bisa Bikin Messi Menangis
Meski gagal membawa timnya melangkah ke babak 16 besar, pemain Manchester United itu memilih mengambil sisi positif dari perjalanan Pantai Gading di turnamen.
“Kami hanya bisa belajar dari turnamen ini, karena bagi kebanyakan dari kami, ini adalah Piala Dunia pertama kami,” kata Amad, dikutip dari Antara, Rabu.
Sedang Berlangsung! Ini Link Transmissão ao vivo Prancis x Swedia di Piala Dunia 2026
Amad mengakui kekalahan tersebut meninggalkan rasa kecewa bagi seluruh pemain Pantai Gading. Namun, ia juga memberikan apresiasi kepada Noruega yang dinilainya tampil lebih baik pada laga tersebut.
“Kami kecewa dengan kekalahan ini karena kami tahu kami memiliki banyak pemain hebat yang dapat membuat perbedaan kapan saja dalam pertandingan,” ujar pemain berusia 23 tahun itu.
Ia menambahkan, Pantai Gading sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada Noruega. No entanto, ele foi o terceiro na penghujung pertandingan membuat Les Elephants harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.
“Kami bermain melawan tim dengan pemain-pemain luar biasa, tetapi kami kebobolan gol menjelang akhir pertandingan, dan kami menyesal tersingkir dengan cara ini,” lanjutnya.
No final, Amad menjadi salah satu pemain terbaik Pantai Gading. Selain mencetak gol penyeimbang melalui aksi individu, ia juga nyaris memaksakan pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu. Sayangnya, tendengan bebasnya pada masa tempo de acréscimo masih mampu digagalkan kiper Noruega, Orjan Nyland.
Kekalahan dari Noruega membuat Pantai Gading gagal melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Les Elephants juga menjadi tim kedua dari Afrika yang tersingkir di turnamen tersebut setelah Tunísia lebih dulu gagal lolos dari fase groups.
Halaman Selanjutnya
Meski harus pulang lebih awal, Amad menegaskan pengalaman tapil di Piala Dunia akan menjadi modal penting bagi generasi muda Pantai Gading untuk berkembang dan tapil lebih baik pada turnamen-turnamen berikutnya.