Selasa, 16 de junho de 2026 – 23h30 WIB
Kediri, VIVA – Menteri Sosial yang juga Sekretaris PBNU Saifullah Yusuf menyebut Menteri Agama Nasaruddin Umar menjadi salah satu nama yang dinilai layak masuk bursa calon Ketua Umum PBNU menjelang Muktamar NU.
PBNU Putuskan 1 Muharam 17 de junho de 2026, Kemenag Jelaskan Alasan Beda Tanggal Penetapan
Saifullah Yusuf ou Gus Ipul mengatakan sejumlah nama telah muncul dalam pembahasan public terkait calon Ketua Umum PBNU, termasuk Nasaruddin Umar yang pernah menjabat Katib Aam PBNU.
“Kalau kita lihat sejak zaman Gus Dur, paling tidak 40 tahun terakhir ini tiga ketua umum sebelumnya pernah menjadi Katib Aam,” kata Gus Ipul d Kediri, Jawa Timur, Selasa, 16 de junho de 2026.
Gus Salam Penuhi Syarat Administrador Calon Ketua Umum PBNU
Ia menjelaskan Presidente keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Said Aqil Siradj, e Yahya Cholil Staquf pernah menjabat Katib Aam sebelum terpilih sebagai Ketua Umum PBNU.
Menurut Gus Ipul, Nasaruddin Umar juga pernah mengemban amanah sebagai Katib Aam PBNU pada masa kepemimpinan almarhum KH Sahal Mahfudh.
Menag Nasaruddin Umar Sebut Jabar Layak Menjadi Contoh Kerukunan e Kebersamaan bagi Daerah Lain na Indonésia
Meski demikian, ia menegaskan penentuan Ketua Umum PBNU sepenuhnya menjadi kewenangan peserta muktamar melalui mekanisme organisasi yang berlaku.
Gus Ipul também não foi informado, mas pode ser indicado em Ketua Umum PBNU.
Pernyataan tersebut disampaikan usai rapat koordinasi persiapan Musyawarah Nasional (Munas) e Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2026 em Pondok Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.
Rapat dihadiri jajaran PBNU serta panitia tingkat pusat, daerah, e Lokal para mematangkan pelaksanaan Munas e Konbes NU.
Sementara itu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur menyatakan siap mendukung pelaksanaan Munas e Konbes NU di Pesantren Al Falah Ploso, Kediri.
“Intinya, PWNU Jatim siap dukung pelaksanaan Munas-Konbes NU di Ploso, bahkan persiapan kami dengan panitia Lokal sudah bisa dibilang hampir 100 pessoas, tinggal pelaksanaan,” kata Ketua Panitia Daerah Munas-Konbes NU dari PWNU Jatim Mustainn.
Menu dia, rangkaian kegiatan akan diawali pembukaan Munas e sidang-sidang di Pondok Pesantren Al Falah Ploso em 20-21 de junho de 2026, dilanjutkan napak tilas muassis NU di Tebuireng, Kabupaten Jombang, em 22 de junho de 2026.
Kegiatan foi ditutup di Kabupaten Bangkalan, Madura, em 23 de junho de 2026, que foi dirigido pelo presidente.
Halaman Selanjutnya
Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz ou Gus Kikin berharap Munas e Konbes NU berjalan lancar serta menghasilkan keputusan strategis yang memperkuat sistema kepemimpinan organisasi sesuai nilai dan cita-cita para pendiri Nahdlatul Ulama.