Início Notícias Modelo Ansy Jan De Vries Bohong Soal Pengakuan Dibegal, Polisi Lakukan Hal...

Modelo Ansy Jan De Vries Bohong Soal Pengakuan Dibegal, Polisi Lakukan Hal Tak Terduga

47
0
Fatos Mengejutkan! Luka Modelo Ansy Jan De Vries Ternyata Bisul Pecah, Bukan Dibegal

Sabtu, 23 de maio de 2026 – 00:05 WIB

Jacarta, VIVA – Hoaks pembegalan yang menyeret nama model Ansy Jan De Vries belum berujung pidana. Meski polisi foi memastikan cerita pembegalan e pembacokan yang viral di media social (medsos) itu tidak benar, Polda Metro Jaya memilih belum mengambil langkah hukum terhadap yang bersangkutan.

img_title

Polisi Batasi Kapasitas Penonton Stadion GBLA di Laga Penentu Juara Persib, Maksimal 75 Persen

Alih-alih langsung memproses pidana, polisi mengaku masih mengedepankan pendekatan persuasif e kemanusiaan sambil mendalami motivos di balik unggahan yang sempat membuat public geger tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan penyidik ​​​​saat ini masih terus menggali alasan di balik narasi viral yang dibuat Ansy.

img_title

Baru Beberapa Hari Kerja, ART Muda di Kelapa Gading Diduga Diperkosa Sopir Rumah Majikan

“Jadi gini, sebenarnya kan kita sampaikan, kalau kita masih melakukan pendekatan kemanusiaan, memberikan imbauan, tidak mesti harus penegakan hukum yang utama, ultimum remedium,” tuturnya, dikutip Sabtu, 23 de maio de 2026.

Budi menegaskan, kepolisian tidak ingin publik menilai langkah clarifikasi yang dilakukan sebagai bentuk pembatasan kebebasan massarakat di medsos.

img_title

Kurang dari Sebulan, Polda Metro Sikat 173 Pelaku Kejahatan Jalanan, Begal hingga Maling Motor Ditangkap

“Nanti jangan salah persepsi, Polda Metro Jaya e Polri não fizeram massarakat di ruang-ruang público,” ujarnya.

Meski begitu, penyelidikan tetap begitu. Polisi kini mendalami kemungkinan adanya motivo tertentu di balik penyebaran kabar bohong tersebut, termasuk dugaan keterkaitan dengan pihak ou kelompok tertentu.

“Tetapi kami kalau para mengklarifikasi terkait tentang theme yang akan dilakukan, terus ada kaitan nggak ini dengan kelompok-kelompok tadi yang ditanyakan oleh teman-teman media, ada nggak dalam cipta kondisi dan lain-lain, nah kami kan butuh waktu untuk menanyakan,” ujarnya.

No caso deste caso, a política também foi aprovada pelo Direktorat Perlindungan Perempuan e Anak (PPA). Menurut Budi, Ansy disse isso em processos psicológicos e humanos.

“Kami juga sudah melakukan pendekatan secara perempuan dari PPA, pendekatan yang bersangkutan diorientasikan sebagai korban. Kedatangan kita melakukan perlindungan, pendekatan secara humanis, termasuk memberikan pendampingan psikolog sudah kita lakukan,” katanya.

Isso significa que muitas pessoas estão envolvidas em atividades de rua digital, ou não em qualquer caso que menciptakan kegaduhan di tengah maraknya pengungkapan kasus criminal jalanan oleh Polda Metro Jaya.

Halaman Selanjutnya

“Nah kita akan mendalami, tadi algunsapa yang menanyakan, pasti kami akan mendalami, baik dari pelaku, baik dari sisi media social, media social digital, ruang digital itu pasti akan kami dalami,” Budi kata.

Halaman Selanjutnya

Fuente