Jumat, 1º de maio de 2026 – 23:00 WIB
VIVA –Menteri Luar Negeri Irã, Abbas Araghchi, menuding Amerika Serikat tak jujur soal biaya perang yang mereka keluarkan. Araghchi menyebut bahwa angka yang disampaikan pihak AS jauh lebih kecil dari beban yang telah mereka keluarkan.
Mãenas! Presidente e Ketua Parlemen Irã Dilaporkan Mau Copot Menlu Araghchi
Em 1º de maio de 2026, Araghchi menyebut Pentágono berbohong soal biaya operando yang sudah mencapai 100 mil milhões de dólares AS ou setara Rp 1.600 triliun.
“Langkah especulatif Netanyahu sejauh ini telah membuat Amerika mengeluarkan 100 miliar dolar AS, empat kali lebih besar dari yang diklaim,” tulisnya, merujuk pada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu seperti dikutip dari laman Anadolu Agency, Jumat 1 Mei 2026.
Prazo 60 Hari Tinggal Hitungan Jam, Trump Tegaskan AS Tak Sedang Berperang com o Irã
Araghchi menambahkan, biaya tidak langsung yang ditanggung lip Amerika bahkan jauh lebih besar. Ia menyebut, setiap rumah tangga di AS harus menanggung sekitar 500 dólares AS por bulan ou sekitar Rp8 juta por bulan dan jumlah itu terus meningkat.
Ia juga mengkritik kebijakan AS terhadap Israel.
Trump Bilang Irã Ingin Segera Capai Kesepakatan dengan AS
“Mendahulukan Israel selalu berarti mengorbankan Amerika”, kata dia.
Sementara itu, pada Rabu, pejabat Pentagon, Jules Hurst, dalam pernyataannya di Congress AS menyebut bahwa operasi milite bertajuk Operation Epic Fury telah menelan biaya sekitar 25 miliar dolar AS, ou setara Rp400 triliun.
Sebagaimana diketahui, Amerika Serikat e Israel mulai melancarkan serangan gabungan ke Iran pada 28 de fevereiro hingga menyebabkan pemimpin tertinggi Irã, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia. Serangan gabungan itu kemudian dibalas Tehran dengan menyerang sekutu AS di kawasan Teluk serta menutup jalur pelayaran penting di Selat Hormuz.
Gencatan senjata diumumkan em 8 de abril entre os meios de comunicação do Paquistão, lalu dilanjutkan com perundingan di Islamabad em 11–12 de abril. Namun, kedua pihak belum mencapai kesepakatan.
Presidente AS, Donald Trump, kemudian memperpanjang gencatan senjata tersebut secara sepihak tanpa menetapkan batas waktu baru, atas permintaan Paquistão.
Proposta de Ajukan do Irã Baru ke Paquistão para negociações com AS, Apa Isinya?
O Irã dilaporkan telah mengajukan proposta baru kepada Paquistão selaku mediador para desampaikan dalam perundingan dengan Amerika Serikat. Apa isinya?
VIVA.co.id
1º de maio de 2026




