Início Notícias Rachel Vennya Kaget, Tiba-Tiba Ada Orang Datang Ukur Rumah e Ingin Dijual...

Rachel Vennya Kaget, Tiba-Tiba Ada Orang Datang Ukur Rumah e Ingin Dijual por Okin

18
0
Rachel Vennya Kaget, Tiba-Tiba Ada Orang Datang Ukur Rumah e Ingin Dijual por Okin

Jumat, 3 de abril de 2026 – 09:32 WIB

Jacarta, VIVA – Rachel Vennya foi escolhida para se divertir com seu filho, Niko Al Hakim ou Akrab Disapa Okin. Kali ini karena persoalan rumah yang selama ini ia anggap sebagai bagian dari tanggung jawab Okin terhadap anak-anak mereka.

img_title

Rachel Vennya Geram! Casa para Ganti Nafkah Anak Justru Ingin Dijual Mantan Suami

Konflik ini bermula dari status rumah yang sebelumnya diberikan oleh Okin kepada Rachel sebagai bentuk kesepakatan pasca perceraian. Rumah tersebut disebut sebagai pengganti kewajiban nafkah, sehingga diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan anak-anak. Role ke bawah para simak artikel selengkapnya.

No entanto, a situação em que Rachel se encontra é uma situação difícil para Rachel. Padahal, rumah itu masih ditempati oleh keluarganya. Hal ini membuatnya merasa bingung sekaligus kecewa karena keputusan tersebut dinilai sepihak.

img_title

Rachel Vennya Bongkar Fakta Mengejutkan! Okin Disebut Tak Beri Nafkah Anak Usai Cerai

Puncak kekagetannya terjadi ketika tiba-tiba ada orang datang to mengukur rumah tersebut tanpa pemberitahuan sebelumnya. Momen this menjadi titik di mana Rachel merasa situasi sudah tidak bisa lagi dianggap sepele.

“Di awal perjanjian, aku kasih rumah yg dia blg #rumahuntukbiru, dia cm pny kewajlban nafkah dan kasih uang mut’ah. Tp ternyata ga dikasih, win win solução dia yg kasih itu rumah biar dia ga nafkahin anak2 lg,” ungkap Rachel Vennya yang dikutip do canal de transmissão Instagramnya, dikutip pada Jumat, 3 de abril de 2026.

img_title

Tak Hadir de Acara Anak, Okin Sebut Itu Murni Kesalahannya Bukan Karena Pacar

“Pas dateng ke rumah, udah bobrok pas dia pake, akhirnya kita renov buat adek2.. trs skrg krn ga ada hitam diatas branco mau dia jual notabene adek2 masi tinggal disana, tanpa ba bi bu langsung ada org yg mau ngukur dan mau jual rumahnya yg adek2 gue ga tau harus gimana. Yaudah ambil tuh rumah. Org yg gue fikir bakal jadi sahabat gue se transforma em pesadelo :)”, tambahnya.

Rachel menjelaskan bahwa kesepakatan awal terkait rumah tersebut tidak dituangkan dalam bentuk tertulis. Hal inilah yang kemudian membuat posisinya menjadi sulit ketika konflik muncul.

Ia mengaku telah berupaya memperbaiki kondisi rumah yang sebelumnya kurang layak agar bisa ditempati dengan nyaman oleh keluarganya. No entanto, useha tersebut kini terasa sia-sia ketika rumah justru ingin dialihkan kepemikannya.

Halaman Selanjutnya

Dalam pernyataannya, Rachel juga mengungkap penyesalan karena terlalu mempercayai kesepakatan tanpa dasar hukum yang kuat. Ia kini memilih untuk fokus bekerja keras demi anak-anaknya tanpa bergantung pada mantan suami.

Halaman Selanjutnya

Fuente