Virais! Vídeo Letusan Dahsyat Gunung Anak Krakatau Dipastikan Hoaks, Begini Fakta di Baliknya

Minggu, 5 de julho de 2026 – 12h35 WIB

Banten, VIVA – Jagat media social kembali dihebohkan dingan beredarnya sebuah video yang diklaim memperlihatkan letusan dahsyat Gunung Anak Krakatau dari atas kapal. Rekaman tersebut com cepat menyebar di berbagai platform dan memicu kekhawatiran massarakat, terutama yang berada di sekitar Kawasan Selat Sunda.

img_title

Asal-usul Rara Ardilla yang Viral Disebut Mirip Nike Ardilla, Ternyata Begini Awal Mula Kemunculannya

No entanto, após a verificação dos otoritas berwenang, o vídeo terá sido dipastikan bukan merupakan rekaman erupsi terbaru Gunung Anak Krakatau e categorizado sebagai informações hoaks.

Gunung Anak Krakatau envia merupakan gunung api tipo ativo A yang berada di perairan Selat Sunda e secara administratif masuk wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Aktivitas gunung ini dipantau secara intensif melalui dua Pos Pengamatan Gunung Api, yakni di Kalianda, Lampung Selatan, serta di Pasauran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

img_title

Letra da letra “Lalaki Langit, Lalanang Bejat” Milik Bupati Purwakarta e Tuai Kontroversi

Nama Anak Krakatau memiliki catatan panjang dalam sejarah kebencanaan Indonésia. Erupsi besar Gunung Krakatau em 1883 menjadi salah satu bencana vulkanik terbesar di dunia yang memicu tsunami dahsyat.

Sementara itu, em 22 de dezembro de 2018, atividades vulcânicas que foram dipicu gempa bumi menyebabkan longsoran sebagian tubuh Gunung Anak Krakatau hingga memicu tsunami em Kawasan Selat Sunda.

img_title

Detik-detik Pemburuan Berakhir, Penganiaya Caddy Golf do Modern Golf Tangerang Diciduk de Bandar Lampung

Sejak peristiwa tersebut, Gunung Anak Krakatau terus mengalami fase pembangunan kembali melalui serangkaian erupsi berskala rendah yang berlangsung hingga 16 de dezembro de 2023. Saat ini, gunung tersebut masih berada dalam masa jeda erupsi, meski atividades magmatik berenergi rendah masih terus terpantau oleh petugas.

Vídeo viral Meletusnya Gunung Anak Krakatau Hoaks

Meski demikian, Badan Geologi Kementerian ESDM menegaskan bahwa video yang ramai beredar di media social bukan berasal das atividades Gunung Anak Krakatau saat ini. O vídeo não foi divulgado com a disponibilidade da API, mas a massa foi reduzida para que você não tenha problemas com isso.

Melansir laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM, berdasarkan hasil pemantauan, Gunung Anak Krakatau memang sempat mengalami dua kali erupsi pada awal jul 2026. Erupsi pertama terjadi pada 2 jul 2026 pukul 14.05 WIB, kemudian disusul erupsi kedua pada 3 jul 2026 pukul 11,50 WIB. Kendati demikian, kedua atividades tersebut tidak sesuai com visual yang beredar dalam video viral tersebut.

Halaman Selanjutnya

Pihak berwenang mengingatkan massarakat agar selalu memperoleh informasi perkembangan atividades vulkanik melalui canal resmi Badan Geologi, PVMBG, maupun aplikasi MAGMA Indonésia. Informasi yang berasal dari media social tanpa sumber yang jelas sebaiknya tidak langsung langsung karena berpotensi menimbulkan kepanikan.

Halaman Selanjutnya

Fuente