Início Notícias Trágico! Usai Makan Sushi, Wanita Ini Masuk ICU e Mengalami Kelumpuhan

Trágico! Usai Makan Sushi, Wanita Ini Masuk ICU e Mengalami Kelumpuhan

17
0
Trágico! Usai Makan Sushi, Wanita Ini Masuk ICU e Mengalami Kelumpuhan

Selasa, 14 de abril de 2026 – 14h45 WIB

Jacarta, VIVA – Seorang wanita muda harus menghadapi kondisi mengerikan setelah menyantap sushi. Embora não haja infecção séria, você provavelmente não terá problemas com a vida útil e a manhã de trabalho intensivo.

img_title

Viral Rombongan Arteria Dahlan Berhenti e Foto Bareng di Sitinjau Lauik, 3 Anggota Patwal Diperiksa Propam

Kejadian tersebut bermula saat ia makan sushi bersama teman-temannya. Apa yang awanya terlihat seperti atividades Biasa berubah menjadi mimpi buruk panjang yang penuh rasa sakit, ketakutan, dan perjuangan untuk bertahan hidup. Scroll para informações mais longas…

Quero que você bernama Yuli Vargas. Ia mengalami infeksi salmonella dan demam tifoid setelah mengonsumsi makanan laut mentah. Kondisinya com cepat memburuk e memicu berbagai komlikasi serius yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

img_title

Sourdough Lebih Sehat de Roti Lain, Benarkah? Begini Penjelasan Ahli Gizi

Ia mengungkapkan bahwa gayala awal hanya berupa gangguan pencernaan yang tampak seperti infeksi biasa. Namun dalam waktu singkat, kondisinya semakin parah hingga harus dirawat di rumah sakit selama 23 hari, dengan 16 hari di antaranya não diperbolehkan makan dan minum secara normal.

“Bulan ini menjadi perjalanan kesehatan yang tidak pernah saya bayangkan,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari Need To Know, Selasa, 14 de abril de 2026.

img_title

Heboh! Cronologia Lengkap Bayi Hampir Hilang Dibawa Orang no RSHS Bandung

“Semuanya dimulai ketika saya makan sushi yang membuat saya terkena salmonella dan demam tifoid, yang memicu serangkaian komlikasi and diagnostic,” kisahnya.

Selama masa perawatan, Yuli harus menjalani berbagai pemeriksaan e prosedur medis. Hingga akhirnya, ia dihadapkan pada operasi berisiko tinggi yang bahkan membuatnya harus menerima kemungkinan terburuk.

“Saya menjalani banyak tes, prosedur, dan akhirnya operasi yang sangat berisiko di mana saya harus menghadapi kenyataan, peluang saya untuk keluar dari ruang operasi dalam keadaan hidup sangat kecil,” katanya.

As operações que podem ser realizadas com a ajuda de uma criança, com doenças pancreáticas enzimáticas, podem causar risco de coligação. Bahkan, tim medis sempat ragu untuk melakukan tindakan tersebut karena risikonya yang besar.

Selain itu, durante o período de tempo em que é possível realizar endoscópicos e colonoscópios, também são usados. Rasa sakit yang ia alami selama dirawat disebutnya sangat luar biasa.

“Saya mengalami malam-malam dengan rasa sakit yang tidak berhenti, di mana tidak ada Obat yang bekerja; bahkan sedasi berat trocadilho tidak bisa menenangkan saya,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya

Yuli sempat dirigiu uma unidade de tratamento intensivo (UTI). Dua jam setelah menjalani operasi, ia mengalami kelumpuhan yang menyerang sisi kanan tubuh dan wajahnya.

Halaman Selanjutnya

Fuente