Início Notícias Trágico! Korban Siraman Air Keras de Bekasi Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Usai...

Trágico! Korban Siraman Air Keras de Bekasi Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Usai Operasi

14
0
Trágico! Korban Siraman Air Keras de Bekasi Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Usai Operasi

Senin, 27 de abril de 2026 – 13h36 WIB

Jacarta, VIVA – Kabar duka datang menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (Primeiro de Maio). Tri Wibowo, staf PC KEP KSPSI Kabupaten Bekasi yang menjadi korban penyiraman air keras, dilaporkan meninggal dunia pada Senin pagi, 27 de abril de 2026.

img_title

Pelaku Penyiram Air Keras de Cengkareng Diciduk! Satu Lagi Masih Buron

Korban mengembuskan napas terakhir akibat pendarahan usai menjalani operasi pencangkokan kulit, setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan intensivo akibat luka serius yang dideritanya.

Presidente KSPSI, Andi Gani Nena Wea, menyampaikan duka mendalam atas kepergian korban yang merupakan bagian dari keluarga besar organisasi buruh tersebut.

img_title

Detik-detik Pria Jadi Korban Penyiraman Diduga Air Keras di Cengkareng

“Ia menyampaikan duka cita mendalam kehilangan salah satu Keluarga Besar KSPSI AGN,” ujarnya.

Di tengah suasana duka, keluarga korban berharap kasus ini dapat diusut tuntas. Istri almarhum Tri Wibowo yang juga merupakan anggota KEP KSPSI PT Aica Indonésia meminta câmera kepolisian mengungkap motivo di balik aksi keji tersebut.

img_title

35 Anggota Satpol PP DKI Jacarta Meninggal em Setahun, Ternyata Ini Penyebabnya

“Istri Almarhum Tri Wibowo Yang Juga Anggota KEP KSPSI PT Aica Indonésia Meminta Kepolisian Untuk Mengusut Tuntas Motif Sebenarnya Tindakan Penyiraman Air Keras Terhadap Suaminya,” ucap dia.

KSPSI menegaskan komitmennya untuk mengawal proses hukum hingga tuntas. Organisasi tersebut juga mendesak agar pelaku mendapatkan hukuman maximal atas perbuatannya yang telah merenggut nyawa korban.

“DPP KSPSI AGN akan mengawal penuh proses hukum pelaku penyiraman Air keras dan Harus mendapatkan hukuman Seberat beratnya karena tindakan tersebut mengakibatkan hilangnya nyawa korban,” katanya.

Lebih jauh, Andi Gani também menginstruksikan seluruh jajaran KSPSI para mempercayakan proses hukum kepada camera penegak hukum dan pengadilan.

“Presidente KSPSI Andi Gani Nena Wea Menginstruksikan Seluruh Jajaran KSPSI AGN Untuk Mempercayakan Proses Hukum Ini Kepada Kepolisian e Juga Pengadilan,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga meminta pemerintah e câmera terkait para memperketat pengawasan terhadap peredaran air keras agar tidak disalahgunakan.

“Andi Gani Juga Menghimbau Pihak Berwenang Untuk Mengawasi e menindak tegas penyalahgunaan Penjualan Air Keras e Harus Di Awasi Betul Penjualannya,” tutur dia.

Sebelumnya diberitakan, aksi brutal penyiraman air keras kembali terjadi e terekam camera pengawas. Kali ini, peristiwa mengerikan itu menimpa seorang warga di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, hingga videonya viral di media social.

Halaman Selanjutnya

Salah satunya diposting akun Instagram @infobekasi. Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat dua pria berboncengan sepeda motor melintas di local. Tanpa diduga, salah satu pelaku menyiramkan cairan ke arah korban yang saat itu tengah berjalan kaki seorang diri.

Halaman Selanjutnya

Fuente