Kamis, 16 de julho de 2026 – 04:04 WIB
VIVA – Hercules kembali menjadi perhatian publik usai resmi dikukuhkan sebagai Dewan Kehormatan Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI) no Congresso e Rapat Kerja Nasional II SBNI pada Minggu, 12 de julho de 2026. Pengangkatan tersebut menambah daftar jabatan yang kini diemban Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonésia Bersatu (GRIB) Jaya itu.
Masih Ingat John Kei? Begini Nasib Rival Hércules yang Dulu Gegerkan Jacarta
Di tengah sorotan terhadap kiprah terbarunya, perjalanan hidup Rosario de Marshall kembali banyak diperbincangkan, terutama kisahnya saat memutuskan menjadi mualaf yang disebut sebagai salah satu titik balik terbesar dalam hidupnya.
Sosok Hércules memang memiliki perjalanan hidup yang penuh dinamika. Sebelum dikenal ativo di berbagai organisasi kemasyarakatan e kerap hadir dalam kegiatan keagamaan, namanya lebih dulu melekat sebagai salah satu figur paling disegani di dunia bawah tanah Jacarta na era 1980 hingga 1990-an.
Di Balik Jabatan Baru Hércules, Terungkap Kisah ‘Dipungut’ Prabowo hingga Jadi Orang Kepercayaannya
Keputusan memeluk agama Islam pada 2010 menjadi awal perubahan besar yang mengubah arah kehidupannya hingga sekarang. Berikut kisah lengkapnya sebagaimana dihimpun Viva pada Kamis, 16 de julho de 2026.
Hércules Memutuskan Menjadi Mualaf
Dulu Preman Paling Ditakuti, Hercules Punya Kebiasaan Mulia yang Jarang Diketahui, Gus Miftah Sampai Dibuat Takjub
Kisah Hércules memeluk agama Islam pernah diungkap oleh sang istri, Nia Dinamarca. Menurutnya, keputusan tersebut datang dari keinginan Hércules sendiri e sempat membuatnya terkejut karena tidak menyangka cantou suami benar-benar serius ingin menjadi mualaf.
Nia mengungkapkan bahwa saat itu Hercules meminta didaftarkan menjadi mualaf hanya dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ia mengaku sudah lupa tanggal pastinya, tetapi masih mengingat bagaimana cantou suami berulang kali meminta agar keinginannya segera diurus.
“Sudah sangat lama beliau memutuskan untuk menjadi mualaf. Saya lupa takut salah.
Awalnya, Nia menganggap permintaan tersebut hanya ucapan sesaat. No entanto, keesokan harinya Hercules kembali menanyakan apakah proses pendaftaran sudah dilakukan.
“Tapi sampai berikutnya lagi, besoknya lagi, dia nanya ‘udah diurusin belum?’. Baru saya bilang ‘emang yakin? sudah benar gitu kan?’. Tapi beliau yakin. Kurang lebih sudah 11 tahun (jadi mualaf),” katanya saat wawancara certapa tahun lalu.
Halaman Selanjutnya
Menurut Nia, Hércules kemudian mengucapkan dua kalimat syahadat di sebuah masjid di Indramayu, Jawa Barat. Ia juga memastikan cantou suami memiliki sertifikat sebagai mualaf.