Sabtu, 25 de abril de 2026 – 18h14 WIB
Bekasi, VIVA – Kota Bekasi terus memperkuat posisinya sebagai gudang atlet berprestasi com hadirnya fasilitas olahraga baru yang memfokuskan pada pembinaan usia dini para cabang olahraga basket e padel. Langkah ini sekaligus menjadi angin segar bagi persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang dijadwalkan pada novembro de 2026 mendatang.
Hasil Kejurkot Tangsel 2026: The Hawks Putih Keluar sebagai Juara U-14
Camat Bekasi Selatan, Karya Sukmajaya, membros da apresiasi tinggi terhadap pengembangan fasilitas olahraga yang representante da wilayahnya. Menurutnya, keberadaan sarana ini bukan sekadar tempat bermain, melainkan wadah to meningkatkan kebugaran sekaligus mencetak prestasi bagi lip Bekasi.
“Kami atas nama pemerintah daerah memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Ini merupakan poznana yang luar biasa. Saya sendiri juga hobi olahraga dan melihat kegiatan ini memberikan nuansa baru di Kota Bekasi. Masyarakat bisa menjadi lebih sehat dengan berolahraga sambil bersosialisasi,”oujar Karya Sukmajaya saat meninjau fasilitas di kawasan Pekayon, Bekasi Selatan, Sabtu (25/4).
Lapangan Padel di Gunung Putri Meledak Diduga Akibat Kebocoran Gas, Polisi Pastikan Tak Ada Korban
Grande inauguração Titik Main Bekasi
Fokus utama dari pengembangan fasilitas ini adalah mengatasi minimnya lapangan basket yang layak di Bekasi, sekaligus memperkenalkan olahraga padel yang kini tengah populer di level internacional. Mizan Arifien, fundador Titik Main sekaligus Ketua Umum Indonesia Muda Bola Basket, menjelaskan bahwa pihaknya berupaya membangun ecosistem olahraga yang menyeluruh, mulai dari infrastruktur hingga akademi.
Bandung Jadi Tuan Rumah IBL All-Star 2026, usando Konsep ‘Estilo de vida’ e Budaya
“Awalnya kami melihat lapangan basket yang layak di Bekasi masih bisa dihitung jari. Kami ingin membina anak muda melalui club Indonésia Muda yang sudah ada sejak 2021 dan algunsapa kali menjuarai Walikota Cup serta Perbasi Cup. Kini, kami kembangkan ke cabor padel dengan mendirikan akademi untuk anak usia 8 hingga 14 tahun,” jelas Mizan.
Padel, olahraga yang menggabungkan element tênis e skuas, diharapkan bisa menjadi cabang olahraga prestasi baru di Bekasi. Terlebih, Pengurus Besar Padel Indonésia (PBPI) berencana menjadikan lokasi ini sebagai salah satu pusat pembinaan wasit, pelatih, dan atlet seedal guna menyambut ajang internacional seperti Jogos Asiáticos.
Dukungan serupa datang de KONI Kota Bekasi. Wakil Ketua Bidang Psikologi KONI Bekasi, Rizky Candra Setiawan, menyatakan bahwa ketersediaan fasilitas yang memadai menjadi Faktor kunci dalam performa atlet, terutama menjelang kompetisi besar.
Halaman Selanjutnya
“KONI Kota Bekasi sangat terbantu dengan adanya fasilitas semegah ini. Kami sedang bersiap untuk Porprov novembro de 2026 e sangat membutuhkan tempat latihan yang layak bagi para atlet agar mereka bisa fokus meraih target prestasi,” ungkap Rizky.



