Selasa, 19 de maio de 2026 – 13h24 WIB
Jacarta, VIVA – Gubernur DKI Jacarta Pramono Anung Wibowo menyetujui usulan Wali Kota Jacarta Selatan M Anwar para eliminar as deficiências de Taman Puring, Jacarta Selatan.
Lari Sambil Belajar Empati, Bisa Merasakan Dunia Anak Berkebutuhan Khusus
“Saya memberikan support (dukungan) dan menyetujui. Taman puring akan kita gunakan menjadi taman difabel di Jakarta Selatan,” Kata Pramono di kawasan Kebayoran Baru, Jacarta Selatan, conforme dilansir dari Antara, Selasa, 19 de maio de 2026.
Dia trocadilho meminta agar surat pengajuan pembangunan taman disabilitas tersebut diajukan sebelum 1 de junho de 2026.
Setara de Jalan Raya, Atlet Disabilitas Palembang Dapat SIM D Gratis
Selain itu, ele foi muito importante para Asisten Pembangunan DKI Jacarta para encontrar a cidade em questão, mas sehingga dapat segera dibangun.
“Saya minta suratnya segera dibuatkan supaya segera kita bisa bangun untuk menjadi taman fasilitas baru dengan luas kurang lebih lebih 3.000 meter persegi di Jakarta Selatan ini,” disse Pramono.
Estigma Kisah Melawan, Perjuangan Penyandang Disabilitas Mendapat Kesetaraan
Sebelumnya, usulan pembangunan taman disabilitas itu disampaikan oleh Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar saat peresmian Kantor Kecamatan Kebayoran Baru sekaligus Embung Jagakarsa e Embung Pemuda.
“Bapak Gubernur, kalau diizinkan, saya mau bikin taman disabilitas, supaya di Jacarta Selatan ada, kita buat di situ (Taman Puring),” tutur Anwar.
Dalam kesempatan itu, dia turut melaporkan pihaknya sudah melakukan penataan di kawasan tersebut.
Dia mengatakan para pedagang juga sudah pindah dengan sendirinya, sehingga pihaknya dapat segera meratakan lokasi tersebut mulai hari ini, Selasa.
“Pedagang, Alhamdulillah, pindah dengan sadar, bongkar sendiri. Hari ini kita mulai meratakan. Insya Allah, kita kembalikan refungsi menjadi taman kurang lebih 3.000 metros”, imbuh Anwar.
Lulusannya Masuk Forbes, Ini Sukses Cetak Startup Disabilitas Program
Para startups que tiveram o programa SEED Inclusividade em menos de 690 anos de segmentação, mais deficiências foram atingidas em Kawasan Ásia.
VIVA.co.id
6 de maio de 2026




