Início Notícias Sinyal ‘Bajak’ Max Verstappen na McLaren: Efek Domino Kedatangan Sang Mantan Mekanik?

Sinyal ‘Bajak’ Max Verstappen na McLaren: Efek Domino Kedatangan Sang Mantan Mekanik?

22
0
Sinyal 'Bajak' Max Verstappen na McLaren: Efek Domino Kedatangan Sang Mantan Mekanik?

Sabtu, 9 de maio de 2026 – 17h18 WIB

Jacarta, VIVA – Persaingan Formula 1 não tem nenhum verão de atas lintasan, tapi juga di balik meja contrak. O CEO da McLaren, Zak Brown, disse que não havia nenhum menu para incluir Juara Dunia Bertahan, Max Verstappen e o tim “Papaya”.

img_title

Antonelli Panaskan Perburuan Gelar! Juara GP Miami, Norris e Piastri Tertinggal

Ele foi mencionado anteriormente pela McLaren como Gianpiero Lambiase, enquanto Kepala Balapan Red Bull foi nomeado Chief Racing Officer da McLaren. Kedekatan antara emocional Lambiase e Verstappen bukanlah rahasia lagi. Lambiase é um sosok kunci yang setia mendampingi pembalap asal Belanda tersebut meraih empat gelar juara dunia berturut-turut.

Brown secara terang-terangan mengakui kekagumannya terhadap performa Verstappen. “Dia selalu menjadi unggulan teratas setiapmusim,” ungkap Brown melansir laman resmi F1. Kehadiran Lambiase di McLaren trocadilho diyakini banyak pihak bisa menjadi kartu como ou “pintu masuk” bagi Verstappen jika ia memutuskan hengkang da Red Bull sebelum contato berakhir pada 2028.

img_title

Colaboração de tecnologia e performance de Pembalap, representante da McLaren na F1 2026

Depois, o desempenho da Red Bull pode ser considerado sério para o concorrente, tornando a McLaren a mais competitiva. Meski begitu, Zak Brown tetap mencoba bersikap diplomatis. Ia mengaku sangat puas com duo mautnya saat ini, Lando Norris e Oscar Piastri.

“Saat ini saya senang dengan apa yang saya peroleh. Saya tidak pernah tidak senang dengan apa yang saya punya”, disse Brown. Eu menilai Norris e Piastri é um talento que muda muito para ter uma grande perda.

img_title

Terpopuler: F1 Dianggap Makin ‘Buatan’, Bursa Transfer MotoGP 2027 Mulai Panas

No entanto, Brown não teve nenhuma atividade ativa em termos de sucesso, na dinâmica F1 que foi lançada, após o sucesso. Jika harmonisasi di Red Bull terus goyah, bukan tidak mungkin kolaborasi ikonik Verstappen e Lambiase akan kembali bersatu, namun kali ini di bawah bendera warna oranye khas McLaren.

Tunggal putri China, Shi Yu Qi

Populares: Dominasi China di Piala Thomas Berlanjut, Kimi Antonelli Makin Menggila

Berita mengenai China yang sekses menjuarai Piala Thomas 2026 menjadi buruan pembaca VIVA Sport sepanjang Senin 4 de maio de 2026. Negeri Tirai Bambu melanjutkan dominasi dengan

img_title

VIVA.co.id

5 de maio de 2026

Fuente