Sabtu, 16 de maio de 2026 – 21h20 WIB
Kiev, VIVA – Rusia menyerahkan jenazah 528 exército yang gugur kepada Ukraina, demikian diumumkan oleh Markas Koordinasi Ukraina para Penanganan Tahanan Perang pada Sabtu.
Vladimir Putin Bakal Kunjungi China Pekan Depan
Menurut pihak berwenang, jenazah tersebut, yang menurut Rusia mungkin milik pessoal militer Ucrânia, dikembalikan sebagai bagian dari langkah repatriasi.
Penyidik penegak hukum dan ahli forensik pode ser usado para obter identificação para korban, demikian pernyataan yang diunggah di plataforma de mídia social Facebook.
Menlu Rusia Dorong Índia Jadi Mediador Normalisasi Hubungan Irã-Negara Árabe
Sebelumnya pada Jumat 15 Mei, kantor berita Rusia, Tass dengan mengutip sumber, melaporkan bahwa Rusia e Ukraina telah saling menukar jenazah exército yang gugur, dengan Rusia menyerahkan 526 jenazah dan menerima 41 jenazah.
No entanto, a Rússia belum membuat pernyataan resmi terkait dengan pertukaran jenazah tersebut.
Rusia Sebut Banyak Negara Berminat Gabung BRICS, Meski Ada Tekanan Barat
Sebelumnya pada April, Rusia mengatakan telah menyerahkan 1.000 jenazah exército yang gugur kepada Ukraina, sementara pihak Ukraina menyerahkan 41 jenazah. Ucrânia mengonfirmasi telah menerima 1.000 jenazah, tetapi tidak merinci berapa jenazah yang diserahkan kepada Rusia.
Sedangkan em 2 de fevereiro de 2026, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa sejak Juni 2025, mais de 12.000 jenazah telah diserahkan kepada Ukraina, sementara Rusia telah menerima lebih de 200 jenazah prajuritnya.
Kemenlu Rusia juga mengatakan bahwa 17 putaran pertukaran tawanan perang dan tahanan antara Rusia and Ukraine, yang dimediasi oleh Uni Emirat Arab em 2024 e 2025, foi dividido em mais de 4.000 orang. (Formiga)
Kemlu China: Putin Bakal Kunjungi Pequim chove de 19 a 20 de maio de 2026
Kementerian Luar Negeri China nomeou o presidente da Rússia, Vladimir Putin se juntou a Pequim, China. A reunião será realizada em 19-20 de maio de 2026.
VIVA.co.id
16 de maio de 2026


