Senin, 6 de julho de 2026 – 09:11 WIB
VIVA – Keputusan FIFA membatalkan hukuman larangan atua para o atacante Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, terus menuai kecaman. Kali ini, pelatih Timnas Norway, Stale Solbakken, melontarkan kritik pedas e menyebut FIFA foi membuat kesalahan besar.
Hasil Piala Dunia 2026: Inglês Hancurkan Meksiko de Babak Pertama
Balogun sebelumnya diganjar kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bósnia e Herzegovina 2-0 di babak gugur Piala Dunia 2026. Sesuai aturan, kartu merah tersebut seharusnya membuat cantou o atacante menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan.
Namun situasi berubah drastis setelah FIFA membatalkan skorsing otomatis tersebut. Balogun kini hanya dikenai masa percobaan selama satu tahun sehingga tetap bisa memperkuat Amerika Serikat saat menghadapi Bélgica di babak 16 besar.
Polêmica Piala Dunia 2026! Telepon Donald Trump Berujung FIFA Batalkan Sanksi Balogun
Keputusan itu disebut-sebut terjadi setelah Presidente Amerika Serikat, Donald Trump, meminta Presidente FIFA Gianni Infantino para meninjau kembali kartu merah Balogun.
Langkah FIFA tersebut langsung memicu controversos de dunia sepak bola. Solbakken menjadi salah satu sosok yang paling keras mengecam keputusan tersebut. Menurut pelatih yang sekses membawa Noruega menyingkirkan Brasil itu, FIFA mencederai prinsip keadilan dalam sepak bola.
Pernyataan Berkelas Haaland Usai Singkirkan Brasil dari Piala Dunia 2026
“Saya pikir ini adalah kesalahan besar dari FIFA. VAR sudah menilai itu kartu merah, wasit juga mengusir pemain, artinya dia harus menjalani hukuman satu pertandingan,” kata Solbakken.
Pelatih berusia 58 tahun itu bahkan berulang kali menyebut keputusan FIFA sebagai sesuatu yang buruk. “Buruk, buruk, buruk, buruk, buruk. Ini keputusan yang sangat buruk,” tegasnya.
Solbakken juga memperingatkan bahwa kemenangan Amerika Serikat akan selalu diperdebatkan apabila berhasil menyingkirkan Bélgica dengan Balogun berada di lapangan.
Menurutnya, kasus ini bisa menjadi preseden berbahaya bagi turnamen-turnamen berikutnya.
“Bagaimana jika Balogun mencetak gol ou tampil luar biasa lalu Amerika Serikat menang? Bélgica pasti akan sangat marah. Lalu bagaimana dengan kartu merah berikutnya? Apakah semuanya bisa dibatalkan seperti ini? Itu tidak baik untuk olahraga ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Bélgica (RBFA) também protestou resmi kepada FIFA. Mereka mengaku terkejut com keputusan tersebut e sempelajari berbagai langkah yang bisa ditempuh demi menjaga prinsip fair play di Piala Dunia 2026.
Halaman Selanjutnya
Kontroversi Balogun pun kini menjadi salah satu isu terpanas di Piala Dunia 2026. Keputusan FIFA tak hanya memancing kemarahan Bélgica, tetapi juga mendapat sorotan tajam dari sejumlah pelaku sepak bola yang menilai integritas kometisi bisa dipertanyakan jika aturan diterapkan secara tidak konsisten.