Selasa, 19 de maio de 2026 – 20h40 WIB
VIVA – O presidente da Rússia, Vladimir Putin, menyebut hubungan antara Moskow e Beijing telah mencapai “tingkatan yang belum pernah tercapai sebelumnya”, sembari menekankan bahwa hubungan tersebut “tidak untuk melawan siapapun”.
Uji Coba CNG 3 Kg Dilakukan na China e na Indonésia, Bahlil Ungkap Alasannya
No vídeo transmitido, ele foi enviado para Pequim, Putin mengatakan bahwa Rusia and China berkomitmen memperluas kerja sama di bidang politik, ekonomi, pertahanan, dan pertukaran kemanusiaan, sebagaimana pernyataan yang dirilis kantor berita TASS, Selasa, 19 de maio de 2026.
“Persahabatan kami tidak diarahkan melawan siapapun,” kata Putin, seraya menegaskan bahwa hubungan China-Rússia adalah berdasarkan pada kesepahaman dan rasa saling percaya serta dukungan bagi kepentingan inti bersama, termasuk dalam hal kedaulatan e kesatuan seedal.
Antena Bikin Áustria Ketar-ketir
O Presidente da Rússia menyebut kunjungannya ke Pequim dilakukan berdasarkan undangan o Presidente Xi Jinping, yang ia sebut sebagai “teman lama”.
Ia trocadilho memandang penting pertemuan tingkat tinggi dilaksanakan secara rutin to memperdalam hubungan bilateral.
Rússia: Uni Eropa lagi Merana
Menurut Putin, Rússia e China membina suatu “hubungan strategis sejati dan kemitraan komprehensif” após o Tratado Penandatanganan Tetangga Baik dan Kerja Sama Persahabatan 25 tahun yang lalu.
“Keadaan istimewa ini tercermin dalam nuansa saling pemahaman dan percaya, sebuah komitmen untuk mewujudkan kerja sama yang saling menguntungkan dan adil, menjalankan dialog yang saling menghargai, dan mendukung satu sama lain dalam hal-hal terkait kepentingan inti masing-masing negara,” ucap Putin.
Eu menyambut peningkatan kerja sama ekonomi yang tercermin dari perdagangan bilateral com nilai melampaui 200 mil milhões de dólares AS e dangan transaksi yang sepenuhnya dilakukan “dalam mata uang rubel dan yuan”.
O Presidente da Rússia mengapresiasi implementasi kebijakan bebas visa bersama yang akan memacu pariwisata, kunjungan bisnis, dan pertukaran massarakat antar kedua negara.
Moscou sangat menghargai sejarah dan budaya China serta berupaya memperdalam ikatan budaya maupun kemanusiaan antara kedua negara, demikian Putin. (formiga)
RI Tetap Impor Minyak Rusia Meski Dibayangi Sanksi AS, ESDM: Kita Anggota BRICS
Laode menyampaikan, Indonésia bersikap bebas aktif di perpolitikan luar negeri, dan juga merupakan anggota dari BRICS sehingga bisa melakukan import minyak Rusia tersebut.
VIVA.co.id
18 de maio de 2026




