Início Notícias Puan: Indonésia Mengalami Tekanan Terhadap Nilai Tukar Rupiah

Puan: Indonésia Mengalami Tekanan Terhadap Nilai Tukar Rupiah

13
0
Puan: Indonésia Mengalami Tekanan Terhadap Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 12 de maio de 2026 – 12h00 WIB

Jacarta, VIVA – Ketua DPR RI, Puan Maharani membuka Rapat Paripurna DPR Ke-18 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 no complexo parlemen, Senayan, Jacarta, Selasa, 12 de maio de 2026.

img_title

Bos Aramco Prediksi Krisis Pasar Minyak Global Bisa Terjadi hingga 2027, Meskipun Selat Hormuz Dibuka

Dalam pidatonya, Puan menyoroti nilai tukar rupiah yang semakin lemah hingga saat ini. Eu menilai hal tersebut terjadi imbas dari konflik di Timur Tengah yang semakin memanas.

Dia menjelaskan bahwa Indonésia kini berada dalam tekanan besar imbas konflik geopolitik e geo-ekonomi tersebut. Salah satu penyebab utamanya ialah penutupan di jalur strategis Selat Hormuz.

img_title

Rupia Terus Melemah ke Rp 17.489 meski Keyakinan Konsumen Terhadap Ekonomi RI Naik

Obter uma rupia com valor nominal

Obter uma rupia com valor nominal

Puan mengatakan Selat Hormuz merupakan salah satu urat nadi perdagangan energi dunia.

img_title

IHSG Anjlok 0,91 Persen Ditekan Sentimen Royalti Tambang e Rupiah Melemah Tembus Rp17.400

“Ketegangan di kawasan Timur Tengah tidak hanya menjadi persoalan regional, tetapi telah menjadi transmisi ke dalam perekonomian seedal. Kita (Indonésia) mengalami tekanan terhadap nilai tukar rupiah,” kata Puan.

Selain itu, Puan mengatakan bahwa konflik di Timur Tengah juga mempengaruhi harga energi, bahan bakar minyak (BBM) hingga biaya logistik di tingkat global, maupun di Indonesia.

“Kenaikan harga energi dan bahan bakar minyak, meningkatnya biaya biaya logistik e distribusi, serta tekanan terhadap ketahanan energi seedal akibat terganggunya rantai pasok global,” katanya.

Puan juga menyoroti kenaikan harga barang importa yang dirasakan massarakat di Indonesia. Ia menilai kenaikan harga tersebut bisa menjadi penyebab inflasi hingga menurunkan daya beli massarakat.

“Situasi ini dapat berpotensi memicu inflasi, menurunkan daya beli massarakat, serta memperbesar beban pelaku usaha, khususnya setor industrial, transporte, dan UMKM yang sangat sensitif terhadap kenaikan biaya operacional,” pungkasnya.

Diketahui, nilai tukar rupia kembali berada di bawah tekanan. Na perda deste mês, mengutip data Bloomberg em Selasa, 12 de maio de 2026, 10,16 WIB rupias entre 99 pontos ou 0,57 pessoas. Rupia melemah e tembus ke nível Rp17,513 por USD.

Ilustração de uma rupia.

Ilustração de uma rupia.

Pelemahan ini memicu kekhawatiran karena berpotensi berdampak langsung terhadap harga barang hingga biaya hidup massarakat.

Tekanan terhadap rupiah kali ini dipengaruhi memanasnya konflik di Timur Tengah yang meningkatkan ketidakpastian ekonomi global.

Rupia melemah terhadap dólar AS.

Minimnya Dampak Ekonomi Kuartal I hingga Geopolitik TimTeng Bikin Rupiah Makin Anjlok ke Rp 17.515

Hingga pukul 10,56 WIB, rupiah ditransaksikan di Rp 17,515 por dólar AS, também conhecido como melemah 101 pontos ou 0,58 pessoas da posição superior no nível Rp 17,414 por dólar AS.

img_title

VIVA.co.id

12 de maio de 2026

Fuente