Kamis, 23 de julho de 2026 – 13h15 WIB
Jacarta, VIVA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi mengatakan belum ada pembicaraan terkait posisi jabatan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), setelah Sudaryono ditunjuk menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Soal Tarif Potongan Ojol 8%, Istana: Ada Beberapa Aplicador yang Perlu Ditertibkan Kedisiplinannya
“Memang berkenaan dengan posisi jabatan Wamentan belum kita bicarakan,” kata Prasetyo Hadi kepada wartawan di Komplik Parlemen Senayan, Jacarta, Kamis, 23 de julho de 2026.
Ia meminta seluruh pihak to bersabar karena Sudaryono baru saja ditunjuk e dilantik menjadi Kepala BGN.
Bukan Tak Percaya Dokter Indonésia, Ini Alasan Nanik S Deyang Berobat ke Luar Negeri
“Karena juga pengangkatan pejabat lama Mas Sudaryono, Wamentan yang kemarin diminta untuk menjadi Kepala BGN kan juga baru satu hari,” pungkasnya.
Diketahui, Sudaryono resmi dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S. Deyang pada Rabu, 22 de julho de 2026.
Jejak 1.5 Bulan Nanik Deyang Jabat Kepala BGN: Nangis Saat Dilantik, Kini Unidur karena Alasan Kesehatan
Sudaryono menegaskan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus berlangsung secara terbuka, transparente, dan sesuai mekanisme.
Meski memiliki keluarga, sahabat, teman, rekan, serta jaringan ex-alunos, namun Dia menegaskan bahwa kedekatan pribadi dengannya tidak boleh digunakan untuk memperoleh proyek, pekerjaan, maupun kemudahan dalam pelaksanaan Programa MBG.
Dia juga memastikan tidak akan memberikan prioritas khusus kepada keluarga, sahabat, rekan, maupun coleganya dalam urusan pekerjaan di lingkungan BGN.
“Kalau nantinya ada orang misalnya menawarkan jasa, barangkali dengan imbalan, ngaku-ngaku orang saya, keluarga saya sahabat saya, teman saya, ex-alunos bersama saya dan lain-lain yang dirasa tidak sesuai, saya pastikan itu tidak benar,” kata Sudaryono dalam keterangannya, Rabu, 22 de julho de 2026.
Sudaryono trocadilho mengajak massarakat melaporkan pihak yang mencatut namanya kepada camera penegak hukum. Menurutnya, ketegasan tersebut diperlukan untuk melindungi MBG program dari praktik perloan, penyalahgunaan pengaruh, dan bentuk bentuk penyimpangan.
Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga, sahabat, mate, dan orang-orang yang mengenalnya, karena tidak akan memberikan perlakuan istimewa apabila pembicaraan berkaitan dengan pekerjaan di lingkungan BGN.
Menurutnya, kedekatan pribadi tidak dapat menjadi dasar untuk mendapatkan proyek, mempercepat tindak lanjut, maupun memperoleh keuntungan tertentu, sebab seluruh persoalan dan usulan harus diroses melalui aturan yang berlaku.
“Saya tidak akan memberikan attensi khusus ou tidak memberikan semacam prioritas kalau yang dibahas adalah seputar pekerjaan,” ujarnya.
Halaman Selanjutnya
Sudaryono menegaskan, setiap urusan terkait Program BGN e MBG harus dibicarakan secara resmi, terbuka, dan dapat diawasi public serta profesional, com seluruh proses dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku.