Minggu, 12 de julho de 2026 – 13h10 WIB
VIVA –Kasus korupsi da Indonésia mendapat banyak sorotan dari berbagai pihak termasuk Peneliti Ahli Utama Badan Riset e Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro. Siti Zuhro, menyebut praktik korupsi di Tanah Air sudah berada pada tahap yang sangat mengkhawatirkan.
Rekomendasi Drakor Tentang Korupsi Penuh reviravolta na trama, lista de observação de Wajib Masuk
Dia bahkan menilai korupsi di Indonesia telah menjadi ‘bencana yang luar biasa’.
“Menurut saya serius sekali korupsi di Indonesia ini sudah bencana yang luar biasa,” kata dia dikutip dari video yang diunggah di akun Instagram @lambe_turah, Minggu 12 de julho de 2026.
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Ucapan Mahfud MD Soal Polri-Kejagung Berlomba Bongkar Korupsi Kini Terbukti
Dia mengaku perihatin melihat banyak kasus korupsi di Indonesia yang melibaatkan pejabat publiclik. Menurutnya, persoalan korupsi merupakan isu serius yang harus menjadi perhatian bersama.
“Saya ndak ingin bahas itu, sedih soalnya, serius banget, serius banget (kasus korupsi)”, kata dia lebih lanjut.
Ternyata Satu Almamater! Ini Sosok Don Ritto, Jadi Tersangka Bareng Febrie Ardriansyah em 3 Kasus Korupsi
Dalam kesempatan itu, Siti juga menyoroti anya pihak-pihak yang justru menjadikan jabatan sebagai jalan para memperkaya diri, bukan sebagai amanah para mengabdi kepada massarakat.
“Nawaitunya menjadi pejabat, menjadi apapun ternyata untuk kaya gitu kan bukan untuk berdedikasi diri. Ini yang mungkin jadi keprihatinan kita. Saya sempat kejar kok bisa seperti itu aduh luar biasa,” kata dia.
Sebagai informasi, data Komisi Pemberantasan Korupsi de tahun 2024 hingga triwulan II 2025 lalu, tindak pidana korupsi na Indonésia paling banyak dilakukan oleh pegawai swasta dengan jumlah mencapai 485 kasus disusul eselon I, II, III, dan IV yang berada di posisi kedua dengan 443 casos, e a posição DPR-DPRD com 364 casos.
Totalnya, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo mengungkap ada 1.878 pelaku tindak pidana korupsi berdasarkan profesi/jabatan yang telah ditindak dari tahun 2024 hingga triwulan II 2025.
Sementara itu, merujuk date pada Index Persepsi Korupsi (IPK) em 2024, Indonésia mendapatkan skor 37 (paling korup) de 100 (paling bersih). Skor IPK ini membuat Indonesia unggul dari negara-negara ASEAN lainnya, yaitu Tailândia (34), Laos (33), Filipina (33), Kamboja (21), e Mianmar (16).
Pasca Ditetapkan Tersangka, Dimana Keberadaan Febrie Adriansyah?
Mantan Jaksa Muda Pidana bidang Tindak Pidana Khusus (Jampdisus), Febrie Adriansyah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.Kini dimana keberadaannya?
VIVA.co.id
12 de julho de 2026
