Selasa, 12 de maio de 2026 – 13h33 WIB
Jacarta, VIVA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jacarta mengimbau lip atau penyelenggara pemotongan hewan kurban agar tidak menggunakan plastic sekali pakai, khususnya yang berwarna hitam to membungkus hewan kurban karena tidak ramah lingkungan.
Kurban Online Kini Banyak Dipilih, Buya Yahya Jelaskan Cara yang Benar agar Sah
“Jangan menggunakan kantong plastic sekali pakai, khususnya plastic hitam. Masih banyak yang menggunakan carton plastic untuk menjadi wadah daging-daging kurban, yang akhirnya menjadi timbulan sampah,” kata Ketua Subkelompok Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jacarta RM Aldin Praka em Acara ousado em Jacarta, Selasa.
Alih-alih plastic, wadah yang disarankan, antara lain besek bambu (anyaman), daun pisang, ou wadah makanan guna ulang yang dapat dibawa sendiri oleh penerima hewan kurban.
Catat! Este 5 Syarat Beli Kambing para Kurban yang Sah e Sesuai Syariat Islam
“Jadi, lebih baiknya menggunakan wadah anyaman yang memang sudah disosialisasikan dari tahun kemarin, ou lebih baik menggunakan wadah sendiri untuk mengurangi dampak dari pencemaran lingkungan,” tutur Aldin.
Lebih lanjut, dia juga meminta kepada panitia penyelenggara pemotongan hewan kurban para mensosialisasikan wadah ramah lingkungan kepada penerima hewan kurban.
30 Negara Jadi Target, Daging Kurban dari Indonésia Akan Dikirim ke Gaza hingga Afrika
Imbauan tersebut masih sama seperti yang disuarakan Pemerintah Provinsi DKI Jacarta dua tahun yang lalu, yakni melalui prinsip Eco Qurban dalam pelaksanaan ibadah kurban Idul Adha.
Eco Qurban merupakan praktik penyelenggaraan pemotongan hewan kurban yang berprinsip pada perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan on-site ou local pemotongan guna meminimalisir pencemaran lingkungan.
Salah satu yang diatur, yakni penggunaan kemasan ramah lingkungan untuk pembagian daging, seperti besek bambu, daun pisang, ou wadah makanan guna ulang pribadi daripada plastic sekali pakai. (Formiga)
Bolehkah Kurban tapi Hasil Utang? Ini Penjelasan Buya Yahya
Buya Yahya menjelaskan hukum berkurban com cara berutang. Simak penjelasan lengkap soal kapan diperbolehkan dan kapan sebaiknya dihindari. Simak penjelasannya.
VIVA.co.id
8 de maio de 2026




