Início Notícias PDIP Kalsel Minta Prabowo Tingkatkan Mutu Pendidikan di Daerah, Ini Alasannya

PDIP Kalsel Minta Prabowo Tingkatkan Mutu Pendidikan di Daerah, Ini Alasannya

15
0
PDIP Kalsel Minta Prabowo Tingkatkan Mutu Pendidikan di Daerah, Ini Alasannya

Sabtu, 2 de maio de 2026 – 14h09 WIB

Jacarta, VIVA – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalsel, HM Syaripuddin meminta Presidente Prabowo Subianto para fokus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah, seperti Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara e Papua.

img_title

Lasarus PDIP: Perlintasan Sebidang Kereta Api jadi Akar Masalah Kecelakaan, Harus Diurus Pemerintah Pusat

Menurut Syaripuddin, kesenjangan kualitas pendidikan antara Pulau Jawa com massarakat di daerah, khususnya wilayah Indonésia Timur tampak sangat jauh sekali. Baik dalam bentuk sarana pendidikan penunjang serta kualitas tenaga jar.

“Kami tak bermaksud menggurui, harus diakui bahwa kesenjangan kualitas pendidikan ini sangat tampak di depan mata kita. Karena itu, kami meminta pemerintah fokus berupaya melakukan peningkatan kualitas pendidikan,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 2 de maio de 2026.

img_title

Prabowo Target 288 Ribu Sekolah Rampung Direvitalisasi pada 2028

Pria yang akrab disapa Bang Dhin itu mengatakan pendidikan di daerah harus difokuskan pada sejumlah aspek mendasar yang saling berkaitan, misalnya aksesibilitas pendidikan harus agar seluruh massarakat dapat menjangkau layanan pendidikan tanpa hambatan, baik dari aspek ekonomi, gepis, maupun social.

“Pendidikan harus difokuskan pada penguatan akses, perbaikan infrastruktur, and peningkatan kesejahteraan guru. Hal itu ditujukan agar kualitas layanan pendidikan dapat meningkat secara merata, memperkecil kesenjangan antarwilayah, sehingga mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya dizendo”, kata dia.

img_title

Programa BGN Bilang MBG jadi Mesin Baru Ekonomi: Rp249 Triliun para Belanja di Daerah

Bang Dhin menyebutkan, dos dados Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan, saat ini terdapat 5,680 guru yang belum tersertifikasi dari total 14,144 tenaga pendidikan.

Dari sisi mutu pendidikan, imbuh dia, mayoritas sekolah masih berada pada akreditasi B, yaitu sebanyak 175 sekolah, sementara yang terakreditasi A sebanyak 117 sekolah, dan 69 sekolah masih berada pada akreditasi C.

Selain itu, infra-estrutura pessoal também é menjadi sorotan utama. Tercatat sebanyak 1.399 ruang kelas dalam kondisi rusak, terdiri de 917 rusak ringan, 319 rusak sedang, e 163 rusak berat.

“Dados são khusus de Kalimantan Selatan, mungkin kondisi da Indonésia timur lainnya kurang lebih sama ou bahkan lebih rendah. Kami berharap, pemerintah bisa secepatnya membantu peningkatan kualitas tenaga pendidikan yang lebih baik. Karena sertifikasi para guru ini juga terkait dengan kesejahteraan para pahlawan tanpa tanda jasa itu,” kata dia.

Halaman Selanjutnya

Ia menegaskan komitmen negara terhadap pendidikan sejatinya telah ditegaskan secara constitucional melalui UUD Tahun 1945, khususnya Pasal 31 ayat (4), yang mengamanatkan alokasi angaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN/APBD.

Halaman Selanjutnya

Fuente