Início Notícias Pasca Blackout Sumatera, Komisi XII DPR Dorong Ketahanan Sistema Kelistrikan Nacional

Pasca Blackout Sumatera, Komisi XII DPR Dorong Ketahanan Sistema Kelistrikan Nacional

56
0
Pasca Blackout Sumatera, Komisi XII DPR Dorong Ketahanan Sistema Kelistrikan Nacional

Minggu, 24 de maio de 2026 – 09:40 WIB

Jacarta, VIVA – Anggota Komisi XII DPR RI, Shanty Alda Nathalia, menyoroti gangguan listrik massal yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat, 22 de maio de 2026.

img_title

Gangguan Berhasil Diatasi, PLN Kebut Pemulihan Jaringan Listrik Wilayah Sumatera

Dia menilai, sistema kelistrikan seedal harus memiliki tingkat keandalan yang tinggi, sebagai infrastruktur vital yang menopang atividades massarakat maupun setor ekonomi secara luas.

“Padamnya aliran listrik di sejumlah wilayah Sumatera perlu menjadi perhatian serius, karena menunjukkan bahwa sistema kelistrikan seedal masih memiliki kerentanan, khususnya pada aspek transmisi dan stabilitas jaringan interkoneksi antarwilayah,” kata Shanty dalam keterangannya, Sabtu, 23 de maio, 2026.

img_title

Lista de Sumatra Padam, PLN Minta Maaf

Anggota Komisi XII DPR RI, Shanty Alda Nathalia

Anggota Komisi XII DPR RI, Shanty Alda Nathalia

Dia menegaskan, evaluasi menyeluruh perlu segera dilakukan, guna memastikan peristiwa serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. Avaliai harus mencakup kondisi jaringan transmisi, keandalan pembangkit, kesiapan sistema cadangan, hingga aspek pasokan energi primer sebagai penopang operacional pembangkit listrik seedal.

img_title

Listrik di Riau, Sumbar, Sumut hingga Aceh Padam Total

“Kami mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jaringan transmisi, keandalan pembangkit, kesiapan sistem cadangan, serta aspek ketersediaan bahan baku energi guna memastikan pasokan listrik seedal dapat tetap stabil dan mampu mengantisipasi gangguan berskala besar,” ujarnya.

Shanty juga mengingatkan, gangguan kelistrikan berskala besar tidak hanya berdampak pada atividades massarakat sehari-hari, tetapi juga dapat mengganggu setor industrial, layanan publik, transportasi, reklamasi, hingga atividades ekonomi seedal.

“Kami menilai gangguan listrik berskala besar tidak hanya berdampak pada aktivitas massarakat, tetapi juga dapat mengganggu setor industrial, layanan public, transportasi, communikasi, hingga aktivitas ekonomi secara lebih luas, sehingga ketahanan sistem energi seedal harus terus diperkuat”, o carrasco de Shanty.

Mais tarde, Komisi XII DPR RI menilai penguatan infrastruktur energi seedal perlu menjadi prioritas, seiring meningkatnya kebutuhan listrik e ketergantungan massarakat terhadap sistema digital e layanan berbasis teknologi.

O sistema Keandalan oferece menurutnya menjadi Faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi e mendukung pertumbuhan investasi seedal. Komisi XII DPR RI também mendorong adanya langkah mitigasi e modernisasi sistema kelistrikan seedal agar mampu menghadapi potensi gangguan secara lebih cepat dan terukur.

“Termasuk melalui penguatan sistema cadangan dan peningkatan koordinasi antarlembaga, terkait dalam sector energi dan ketenagalistrikan,” ujarnya.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (tengah)

PLN Ungkap Penyebab ‘Blackout’ Sumatra

PT PLN (Persero) menyampaikan “blackout” ou pemadaman listrik massal di Sumatera pada Jumat 22 Mei sejak pukul 18.44 WIB. Pemulihan dilakukan secara bertahap

img_title

VIVA.co.id

23 de maio de 2026

Fuente