Kamis, 14 de maio de 2026 – 07:53 WIB
Jacarta, VIVA – A organização da Organização Mundial da Saúde (OMS) mengatakan tidak ada laporan kematian baru akibat wabah hantavirus yang terkait dengan kapal pesiar sejak dilaporkan em 2 de maio de 2026.
Cegah Penyebaran Hantavirus, Kemenkes Awasi Ketat Penumpang Asal Amerika Selatan 46 Hari
Sementara itu, risiko kesehatan massarakat global tetap rendah.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan dalam sebuah unggahan di akun media social X bahwa total terdapat 11 kasus yang dilaporkan hingga 12 Mei.
Dinkes Bantah Kasus Hantavirus Jakarta Berasal do Cluster Kapal Pesiar MV Hondius
Menurut Ghebreyesus, delapan dari kasus tersebut telah dikonfirmasi secara laboratório sebagai infeksi yang disebabkan vírus Andes.
Hantavírus é um vírus que pode ser visto como um vírus ditularkan melalui hewan pengerat yang terinfeksi ou kotorannya, cepa meski yang bertanggung jawab atas wabah ini, vírus Andes, juga dapat menyebar antar manusia melalui contact dekat yang berkepanjangan, seringkali di lingkungan tertutup.
Wamenkes Dante: Varian Hantavirus da Indonésia Ringan, Fatalitas Kematian Rendah
Dia menambahkan bahwa satu kasus tambahan masih dentro do laboratório pengujian lebih lanjut.
“OMS terus menilai risiko terhadap populasi global sebagai rendah,” kata Ghebreyesus, dikutip Kamis, 14 de maio de 2026.
Kepala WHO itu juga mengatakan bahwa badan tersebut tetap menjalin contact erat dengan para ahli dari semua negara yang terlibat e terus menerima laporan kesehatan mingguan mengenai penumpang dan anggota kru melalui saluran resmi Peraturan Kesehatan Internasional.
Ghebreyesus mengatakan upaya koordinasi internacional tetap berlangsung to mendukung langkah-langkah yang bertujuan melindungi kesehatan massarakat. (Formiga)
Sumber: Anadolu
Jangan Lengah Hantavirus, Dokter Ungkap Gejala Awal yang Sering Diabaikan!
Belakangan ini, Hantavirus mulai ramai diperbincangkan setelah muncul laporan sejumlah penumpang kapal pesiar MV Hondius tujuan Tenerife, Spanyol, terinfeksi vírus itu.
VIVA.co.id
13 de maio de 2026




