Início Notícias no na Bawa Dangdut dan Gamelan ke Kancah Música Global Lewat “rollerblade”

no na Bawa Dangdut dan Gamelan ke Kancah Música Global Lewat “rollerblade”

16
0
no na Bawa Dangdut dan Gamelan ke Kancah Música Global Lewat “rollerblade”

Sabtu, 18 de abril de 2026 – 19h20 WIB

Jacarta, VIVA – Grupo feminino asal Indonésia, no na, kembali mencuri perhatian industrimusik internacional melalui perilisan single terbaru berjudul rollerblade. Lagu ini menjadi kelanjutan dari kesuksesan rilisan sebelumnya, sekaligus mempertegas arahmusikal mereka sebagai grupos pop globais yang mengusung identitas Indonésia secara lebih berani dan expratif.

img_title

Nuansa Rock Emocional, Ade Hubart Rilis Single Terbaru Gandeng Ian Antono

Dirilis di bawah label 88rising, “rollerblade” menghadirkan pendekatanmusikal yang semakin complex. Esta música memadukan ritme reggaeton com atmosfera clube urbano Jacarta, sekaligus memasukkan elemenmusik tradicional seperti dangdut dan gamelan.

Perpaduan tersebut tidak hanya menjadi rybperimen sonik, tetapi juga memperlihatkan upaya serius dalam membawa identitas Lokal ke dalam lanskapmusik global.

img_title

Big 4 Agensi K-Pop Bersatu, Festival Musik ‘Fenômeno’ Bakal Saingi Coachella

Penggunaan lirik berbahasa Indonésia yang lebih dominan menjadi salah satu aspek menonjol dalam karya ini. Estratégia tersebut memperkuat carakter autêntico não na di tengah arus pop internacional yang cenderung homogêneo.

Com o pendekatan ini, o grupo tersebut não sekadar sekadar mengikuti tren global, tetapi mulai membangun ciri khas tersendiri melalui kombinasi elemento tradicional e moderno.

img_title

ITB Angkat Bicara usa Viral Lagu ‘Erika’ e Liriknya Dinilai Mesum

De balik proses produksi, chamado Andrés Rebellón turut terlibat sebagai produtor. Sosok yang telah mengantongi tiga nominasi Latin GRAMMY ini menghadirkan aransemen dinamis com nuansa playful. Vokal para anggota no na bergerak luwes antara bahasa bahasa Inggris and Indonesia, menciptakan daya tarik lintas budaya yang lebih luas.

Dari sisi visual, videomusik “rollerblade” apresenta um conceito que parece ser o mesmo. Disutradarai por Fa & Fon, o vídeo contém a frase “quebrar a quarta parede” que foi combinada com uma coreografia presidida.

Visualnya terinspirasi dari lanskap tropis Indonésia, sementara kehadiran instrumento seperti metalofone memperkuat nuansa tradicional yang diangkat. Coreógrafos em vídeo tersebut digarap oleh Sienna Lalau, yang dikenal melalui kolaborasinya com sejumlah bintang global, menghadirkan performa yang energjik sekaligus teknis.

Seja lançado em maio de 2025, não há nenhum significado significativo na indústria musical global. Berbagai rilisan seperti trabalho, atirar, supersticioso, apaixonar-se, hingga cara triste 🙁 telah mengumpulkan hampir setengah miliar streams e visualizações secara global.

Halaman Selanjutnya

A primeira participação foi lançada no Head In The Clouds Los Angeles 2025 e no Head In The Clouds New York 2025, que estreou no seriado americano.

Halaman Selanjutnya

Fuente