Jumat, 22 de maio de 2026 – 02:00 WIB
VIVA – Timnas Indonesia patut bangga, pasalnya cantou kapten Jay Idzes bukan kaleng-kaleng di clubnya, Sassuolo. Bahkan, dia mendapatkan pujian langsung do CEO da Sassuolo, Giovanni Carnevali.
Populares: Tristan Gooijer Siap Bela Timnas Indonesia, Frans Putros Main di Piala Dunia
Em vários momentos, o nome Jay Idzes memang terus mencuri perhatian público sepak bola Eropa. Bek andalan Timnas Indonésia itu kini menjadi salah satu sosok penting di balik solida pertahanan Sassuolo padamusim 2025/2026.
Jay Idzes resmi bergabung dengan Sassuolo setelah meninggalkan Venezia pada awalmusim. Kehadirannya langsung memberi dampak besar bagi lini belakang I Neroverdi yangmusim ini tampil jauh lebih stabil dibandingmusim sebelumnya.
Guerra Siap-Siap! Jadwal e Daftar Harga Tiket Timnas Indonésia x Omã e Moçambique na rodada da FIFA
Giovanni Carnevalimenilai keputusan mendatangkan Jay Idzes investiu muito tempo para masa depan tim.
“Dia menjalanimusim yang luar biasa, kami melakukan investasi yang signifikan, seperti yang kami lakukan dengan (Fali) Cande, dua pemain berkualitas”, disse Carnevali dilansir de Tutto Mercato.
Tristan Gooijer Pamer Tato Bahasa Indonésia, Sinyal Siap Bela Timnas Garuda?
Tak hanya sekadar menjadi pelengkap skuad, Idzes menjelma sebagai tembok kokoh pertahanan Sassuolo. Ketangguhannya no duelo udara, kemampuan membaca permainan, hingga ketenangan saat mengalirkan bola dari belakang membuat dirinya cepat mendapat tempat utama di tim racikan Fabio Grosso.
“Idzes banyak membantu kami memastikan kami menjalanimusim yang baik di lini pertahanan”, também Bos Sassuolo itu.
Sepanjangmusim ini, bek berusia 25 tahun tersebut sudah tapil em 34 pertandingan di semua ajang. Kontribusinya sangat terasa, terutama ketika Sassuolo berhasil mencatat delapan clean sheet saat dirinya dipercaya tapil sejak menit awal.
O elenco composto por Jay Idzes também se juntou ao Sassuolo na posição de titular da Série A. Hingga pekan-pekan akhirmusim, clube berjuluk Si Hitam-Hijau itu mampu bercokol di posisi ke-11classemen e memastikan tetap bertahan di kasta tertinggi Liga Italiamusim depan.
Sayangnya, performa apik Idzes harus terhenti lebih cepat akibat cedera yang dialaminya menjelang akhirmusim. Pemain com tinggi 1,9 metro itu mengalami masalah pada tumit saat membantu Sassuolo menundukkan AC Milan com skor 2-0 no dia ke-35.
Cedera tersebut memaksa kapten Timnas Indonésia itu menepi hingga akhirmusim. Meski demikian, kontribusi besar yang telah diberikan Idzes sudah cukup menjadi bukti bahwa dirinya merupakan salah satu rekrutan terbaik Sassuolomusim ini.
Halaman Selanjutnya
Tak berlebihan jika pujian terus mengalir para Jay Idzes. Di tengah ketatnya persaingan Serie A, bek Timnas Indonesia itu sekses menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing e menjadi pemain penting di level tertinggi sepak bola Italia.



