Minggu, 5 de julho de 2026 – 05:05 WIB
Jacarta, VIVA – Sebelum TikTok, Instagram Reels, e YouTube Shorts menjadi bagian dari keseharian massarakat, Indonésia sudah lebih dulu memiliki fenômeno viral yang membekas di ingatan publik. Salah satu yang paling legendis é um vídeo de sincronização labial lagu “Keong Racun” yang dibawakan oleh dua sahabat asal Cimahi, Sinta dan Jojo.
Wakil Merah Putih Punya 2 Senjata di Final! Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Siap Berburu Gelar Indonésia Open 2026
Vídeo sederhana yang direkam pada 2010 itu sekses mengubah kehidupan keduanya dalam waktu singkat. Tanpa disangka, aksi lip sync yang awanya hanya dibuat untuk bersenang-senang justru menjadi salah satu konten viral paling fenomenal pada masanya.
Kini, setelah 16 tahun berlalu, apa kabar Sinta dan Jojo? Berikut informasi selengkapnya, sebagaimana dihimpun Viva pada Minggu, 5 de julho de 2026.
Jonatan Christie Disingkirkan Bocah 19 Tahun no Malaysia Masters 2026, Jojo Langsung Alih Fokus no Singapura Open
Awal de Sinta e Jojo viralizou
Kisah viralnya Sinta e Jojo bermula pada 2010. Saat itu, dua sahabat yang sama-sama berasal de Cimahi tersebut merekam video lip sync sambil berjoget mengikuti lagu “Keong Racun” yang tengah populer.
Jadwal Perempat Final Malaysia Masters 2026: Jojo dan Ubed Jadi Harapan Terakhir Indonésia
O vídeo foi lançado usando a câmera sederhana tanpa konsep khusus. Bahkan, keduanya sama sekali tidak memiliki tujuan untuk menjadi terkenal. Rekaman tersebut kemudian diunggah ke YouTube.
Na maior parte da mídia social, você pode usar o vídeo, apenas menyebar com muito sucesso no fórum da Internet, Facebook e BlackBerry Messenger (BBM). Fenômeno tersebut menjadi sesuatu yang baru di Indonésia. Dalam waktu singkat, jutaan orang menonton vídeo mereka.
Ekspresi yang kompak, gerakan yang sederhana, serta lagu yang mudah diingat membuat nama Sinta e Jojo melejit. Keduanya kemudian diundang ke berbagai acara television, menjalani banyak wawancara, hingga menerima berbagai tawaran di dunia hiburan.
No entanto, popularitas yang datang secara tiba-tiba ternyata sempat membuat keduanya syok. Dalam sejumlah wawancara yang kembali diangkat pada 2026, Jojo mengaku dirinya e Sinta sempat ketakutan karena mendadak menjadi pusat perhatian. Saat itu usia mereka baru sekitar 18 tahun dan bahkan sempat takut keluar rumah karena dikejar wartawan serta menerima comentários negativos na mídia social.
Sejak saat itu, Sinta e Jojo dikenang sebagai salah satu pelopor fenomena viral na Indonésia, bahkan sering disebut sebagai sosok yang viral jauh sebelum hadirnya TikTok.
Halaman Selanjutnya
Kabar terbaru Sinta Jojo “Keong Racun”