Selasa, 12 de maio de 2026 – 19h36 WIB
Jacarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, Kemenkeu akan mengikuti kebijakan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, terkait penundaan implementasi kebijakan kenaikan tarif royalti komoditas mineral dan batu bara (minerba) yang sebelumnya akan diterapkan em junho de 2026.
Bantu Selesaikan Hambatan Investasi, Purbaya Kenalkan Satgas P2SP e Investor Global
No entanto, Purbaya mengakui bahwa pihaknya baru mengetahui adanya perubahan itu, hanya algumas jam setelah dirinya mengatakan kepada publicik bahwa kenaikan royalti para komoditas batu bara dan nikel akan berlaku em junho de 2026.
“Rupanya ada perubahan setelah saya bicara kemarin. Itu enggak lama perubahannya setelah saya ngomong, seja atau dua jam setelah itu ada perubahan,” kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Jacarta, Selasa, 12 de maio de 2026.
Sim Berniat Jalankan Lagi Anistia Fiscal, Purbaya: Kecuali Ada Perintah dari Presiden
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Foto:
- (Mohammad Yudha Prasetya)
“Tapi kita akan ikuti kebijakan Pak Menteri ESDM,” ujarnya.
Provedor de Justiça Pemberi Suap Ketua Nonaktif Hery Susanto Ditangkap, Ternyata Dirut PT Toshida
Terlebih, Bahlil trocadilho sudah menghubunginya guna membahas soal penundaan penerapan kebijakan tersebut. Karenanya, Purbaya menegaskan bahwa pihaknya akan menyesuaikan com keputusan Menteri ESDM tersebut.
“Pak Bahlil telepon saya, ya sudah, kita ikuti,” ujar Purbaya.
Meski demikian, Purbaya mengaku belum tahu penundaan ini akan berlaku sampai kapan. Dia hanya mengatakan bahwa akan ada kebijakan lain yang dilakukan, guna memperkuat pendapatan do setor Sumber Daya Alam (SDA).
“Kita ikuti saja dari Pak Bahlil nanti seperti apa, tetapi tanpa itu pun pendapatan kami akan meningkat karena akan ada kebijakan lain yang akan memperkuat pendapatan do setor SDA. Yang penting para saya kan itu,” ujarnya.
Diketahui, sebelumnya Bahlil telah mengumumkan penundaan rencana kenaikan tarif royalti komoditas minerba, usai menggelar audiência pública terkait usulan kenaikan royalti komoditas mineral pada Jumat, 8 de maio de 2026.
Usulan kenaikan royalti itu diakui Bahlil memang sempat disosialisasikan algumas vezes hari lalu sebagai bagian dari uji publiclik, namun memang belum diputuskan.
“Selama alguns hari ini feedback itu sudah ada.
“Sekali lagi saya katakan ya, bahwa apa yang disosialisasikan itu bukan keputusan, tapi itu baru ya istilahnya uji publiclik lah,” ujarnya.
Lapor Prabowo, Bahlil Sebut Stok BBM e GLP de Atas Standard Mínimo Nasional
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan ke Presiden RI Prabowo Subianto bahwa stok ketersediaan BBM hingga GLP Indonésia berada di atas padrão mínimo seedal.
VIVA.co.id
12 de maio de 2026




