Kamis, 28 de maio de 2026 – 10h55 WIB
Jacarta, VIVA – Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar angkat bicara soal dana sapi kurban Presidente Prabowo Subianto yang memakai APBN. Ia menegaskan pelaksanaan kurban dilakukan terhadap siapapun yang membutuhkan.
Anggaran Kurban Sapi Prabowo Rp 100 Miliar dari APBN, Purbaya: Saya Enggak Tahu!
“Kurban itu bukan hanya untuk umat Islam ya, tapi untuk siapa pun yang kelaparan. Yang siapa pun membutuhkan, itu ada hadist nabi,” kata Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis, 28 de maio de 2026.
Ia menjelaskan pemberian daging kurban dilakukan karena setiap massarakat berhak to memakan daging. Hal tersebut juga dinilai selaras com konsep zakat fitrah no Idul Fitri.
DPR Bilang Bantuan Kurban Presidente Pakai APBN Bukan Hal Baru, Presidente Sebelumnya Lakukan Hal yang Sama
Sapi Kurban Presidente Prabowo
“Kita tujuannya kurban itu sama dengan Idul Fitri, kata Rasulullah SAW, tidak boleh ada orang yang kelaparan, tidak makan, pada Hari Raya Id. Karena itu zakat fitrah itu bertujuan untuk semua harus kenyang pada Hari Raya Idul Fitri dengan cara mengkonsumsi karbo. Iduladha pasangannya é uma proteína hewani”, disse Nasaruddin.
Tegaskan Prabowo Beli Hewan Kurban Pakai APBN Tak Masalah, MUI Beberkan Landasan Hadisnya
“Diharapkan pada bulan kurban ini tidak ada orang yang tidak mengkonsumsi daging,” disse.
Di sisi lain, Nasaruddin menjelaskan salah satu hadist Nabi Muhammad SAW yang mencontohkan to tidak membiarkan orang kelaparan, sekalipun memiliki keyakinan yang berbeda.
“Ada seorang perempuan Yahudi kelaparan pada hari itu, kata Rasulullah, tidak boleh ada yang kelaparan. Apa trocadilho agamanya, ambilah dari miliknya (dan) masjid untuk dibagikan kepada mereka,” ucap dia.
Sebelumnya, o presidente RI Prabowo Subianto menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban para Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah ou tahun 2026 ini. Ribuan sapi kurban tersebut dibeli menggunakan angaran bantuan kemasyarakatan presidente.
“Jadi sumber anggarannya dari APBN ya, melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan presiden,” kata Wamensesneg Juri Ardiantoro kepada wartawan di Komplik Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 26 de maio de 2026.
Juri menyebut angaran yang digelontorkan pemerintah para 1.098 ekor sapi tersebut mencapai Rp100 miliar.
“Jadi harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi. Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah. Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar, Rp100 miliar,” tutur dia.



