Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata Orang Tua Saya Berjuang de Sawah, Saya Berjuang de Sekolah

Kamis, 23 de julho de 2026 – 07:43 WIB

Wae Moto, VIVA – Di sudut Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, terdapat Desa Wae Moto yang berada di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Di wilayah dengan akses yang masih terbatas, sekolah bukan sekadar bangunan tempat belajar, melainkan ruang tempat harapan dipelihara. Bagi anak-anak Wae Moto, pendidikan menjadi jalan untuk memutus mata rantai keterbatasan sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas di masa depan.

img_title

Hari Anak Nasional, programa de nanismo do BNI Perkuat Pencegahan

No entanto, semangat mereka selama ini masih berjalan berdampingan dengan kondisi sarana belajar yang memerlukan perhatian, mulai dari infrastruktur sekolah hingga fasilitas sanitasi dan kebersihan yang belum sepenuhnya memadai. Bertepatan com Hari Anak Nasional 2026 que traz o tema “Sayang Anak, Lindungi e Bangun Masa Depan”, salah satu lembaga pemberdayaan perempuan di bewah naungan Danantara yakni PNM melalui program PNM Peduli menghadirkan langkah sederhana yang berdampak besar bagi SD Inpres Wae Moto sebagai wujud kasih sayang yang diterjemahkan dalam bentuk revitalisasi sekolah

Semangat itu tergambar dari Mariva Yankezia, seorang siswi berusia 10 tahun yang setiap hari datang ke sekolah dengan keyakinan sederhana namun begitu bermakna.

img_title

Danantara Terus Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro

“Saya tetap semangat sekolah karena saya tahu orang tua saya bekerja keras supaya saya bisa menimba ilmu. Saya ingin belajar sungguh-sungguh agar bisa membanggakan mereka,” tuturnya.

Di balik kalimat sederhana tersebut tersimpan kisah banyak anak di Wae Moto yang memahami bahwa setiap langkah menuju sekolah adalah buah dari perjuangan orang tua mereka. Kesadaran itulah yang menjadikan pendidikan bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk penghormatan kepada pengorbanan keluarga.

img_title

Mente PPPA e Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM para Usaha Ekonomi Sirkular

Melalui PNM Peduli, kepedulian terhadap masa depan anak diwujudkan com merenovasi ruang belajar agar lebih aman e nyaman, memperbaiki fasilitas sanitasi dan akses kebersihan sekolah, serta melengkapi sarana dan prasarana sesuai kebutuhan yang dihimpun bersama pihak sekolah. Upaya ini lahir dari keyakinan bahwa lingkungan belajar yang layak merupakan bagian penting dalam membentuk kualitas pendidikan.

Di wilayah yang masih menghadapi tantangan akses air bersih dan fasilitas sanitasi, kehadiran sarana kebersihan bukan hanya mendukung kesehatan siswa, tetapi juga menciptakan ruang belajar yang lebih manusiawi sehingga anak-anak dapat tumbuh, belajar, dan bermimpi com lebih percaya diri.

Halaman Selanjutnya

Kindaris, Direktur Utama PNM mengungkapkan peran penting PNM dalam memberikan pemberdayaan kepada ibu mekaar yang berimplikasi pada menjaga asa anak nasabahnya untuk hidup yang lebih sejahtera

Halaman Selanjutnya

Fuente