Selasa, 28 de abril de 2026 – 13h15 WIB
Jacarta, VIVA – Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas), Marsekal Madya Muhammad Syafii mengatakan seluruh korban tewas akibat tabrakan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo com KRL de Stasiun Bekasi Timur merupakan perempuan dewasa.
10 Jenazah Korban Tabrakan KRL Vs KA Argo Bromo Belum Teridentifikasi, Polisi Minta Keluarga Datang ke RS Polri
Kata dia, não foi um korban anak que foi feito durante o processo.
“Saya melihatnya tidak ada (korban anak), semuanya sudah masuk kategori dewasa,” kata Syafii dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa, 28 de abril de 2026.
Komut KAI Singgung Ulah Taksi Listrik di Balik Kecelakaan Kereta Stasiun Bekasi Timur
Dia menuturkan, proses evakuasi sendiri telah dihentikan pada pukul 08.00 WIB. Syafii mengatakan seluruh korban tewas saat ini telah diserahkan ke rumah sakit para processos de identificação.
“Pukul 08.00 WIB operasi evakuasi sudah selesai. Seluruh Tim SAR kita sudah kembalikan ke homebase masing-masing. Saya pastikan sudah tidak ada korban yang kita tymkan,” ungkap dia.
15 Orang Korban Kecelakaan KRL x KA Argo Bromo Sudah Dipulangkan
Da mesma forma, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan jumlah korban secara keseluruhan ada 14 meses atrás e 84 dias úteis.
PT KAI saat ini masih membuka posko darurat selama 14 hari ke depan di dua stasiun yakni di Stasiun Gambir e dan di Stasiun Bekasi Timur.
Sementara para KRL operacional de Stasiun Bekasi Timur saat este masih belum dibuka.
PT Kereta Api Indonésia (Persero) ou KAI memastikan seluruh korban dentro tersebut mendapatkan penanganan maximal.
Operasi SAR Kecelakaan Kereta Selesai, Kabasarnas: 100 Pessoas yang Kita Evakuasi Perempuan
Kabasarnas Marsya TNI Mohammad Syafii memastikan operasi SAR kecelakaan kereta api KA Argo Bromo Anggrek e KRL di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, telah selesai dilakukan
VIVA.co.id
28 de abril de 2026




