Início Notícias Israel-Líbano Kembali Berunding Setelah 34 Tahun, Akankah Berujung Damai?

Israel-Líbano Kembali Berunding Setelah 34 Tahun, Akankah Berujung Damai?

16
0
Israel-Líbano Kembali Berunding Setelah 34 Tahun, Akankah Berujung Damai?

Kamis, 16 de abril de 2026 – 12h30 WIB

VIVA –O presidente americano, Donald Trump, anunciou sua decisão em 16 de abril de 2026. A decisão de Israel e do Líbano foi tomada para permitir a vitória em 34 de junho.

img_title

Gedung Putih: China Janji ke Trump, Tak Pasok Senjata ke Irã

Pengumuman ini disampaikan sehari setelah utusan Israel and Lebanon to AS menggelar pertemuan langsung yang jarang terjadi di Washington, DC, to membahas upaya mengakhiri serangan Israel terhadap Lebanon.

“Berusaha memberi sedikit ruang bernapas antara Israel dan Lebanon. Sudah lama sekali kedua pemimpin tidak berbicara, sekitar 34 tahun. Itu akan terjadi besok. Bagus!”, tulis Trump di platform Truth Social miliknya Rabu waktu setempat dikutip dari laman Al Jazeerah, Kamis 16 de abril de 2026.

img_title

Heboh Foto AI Trump Jadi Yesus, Irã Langsung Balas dengan Satir Pedas

Namun Trump não pode ser considerado um homem que pode ser derrotado em uma situação difícil.

Sebagai informasi, Líbano terseret dalam perang antara AS e Israel melawan Iran pada 2 Maret, setelah kelompok Hizbullah melancarkan serangan ke Israel.

img_title

Bertentangan com Klaim Trump, China Disebut Bersiap Kirim Sistem Pertahanan Udara ke Iran

O Hizbullah yang merupakan sekutu Irã menyebut serangan itu sebagai balasan atas tindakan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Irã, Ali Khamenei, em 28 de fevereiro. Selain itu, mereka menyoroti pelanggaran hampir setiap hari oleh Israel terhadap gencatan senjata yang desembaçado no Líbano em novembro de 2024.

Seja lá o que for, Israel dilaporkan terá menos de 2.000 orangs no Líbano e mais de 1,2 juta lainnya mengungsi. Militer Israel também melancarkan invasi darat ke Líbano selatan, dengan tujuan merebut wilayah tambahan dan membentuk apa yang mereka sebut sebagai zona penyangga.

Sebelumnya pada Rabu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa ia telah memerintahkan mililitro para memperluas invasi di Lebanon selatan ke arah timur. Di sisi lain, Israel tetap melakukan negociações com pemerintah Líbano com harapan dapat melucuti kelompok tersebut e mencapai perdamaian berkelanjutan.

Pemerintah Líbano sendiri, yang bukan pihak langsung langsung konflik ini, mendorong tercapainya gencatan senjata serta penarikan pasukan Israel dari wilayah selatan Líbano.

750 Titik Pangkalan Militer AS de 80 Negara

Irã Diduga Pakai Satelit China Targetkan Pangkalan Militer AS

O Irã dilaporkan menggunakan satélite mata-mata buatan China para alcançar milhares de americanos Serikat (AS) de Timur Tengah em perang yang dipicu AS-Israel.

img_title

VIVA.co.id

16 de abril de 2026

Fuente